Bupati Cirebon Tetap Larang Study Tour, H Imron: Kasihan, Sekarang Cari Uang Susah
Bupati Cirebon, H Imron bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. -Istimewa -Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Bupati Cirebon H Imron tetap larang pelaksanaan study tour sesuai surat edaran (SE) Gubernur Jawa Barat.
Imron menyatakan, bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama melarang pelaksanaan study tour bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Cirebon. Terutama sekolah negeri.
Menurut dia, saat ini kondisi ekonomi sedang sulit. Sehingga dirinya merasa kasihan kepada orangtua siswa jikan study tour tetap dilaksanakan.
“Saat ini ekonomi sedang lesu, kasihan orang tua kalau ada study tour. Sekarang cari uang susah, makanya saya tetap larang study tour," kata Bupati Imron kepada wartawan.
BACA JUGA:6 Institusi Gelar Rapat, Hasilnya: Minta Bupati Cirebon Perbolehkan Study Tour
BACA JUGA:Study Tour Juga Disorot, Orangtua Murid Ancam Demo Lebih Besar di Balkot Cirebon
Lebih lanjut Imron menegaskan, bahwa larangan ini bisa jadi hanya sementara. Artinya, apabila perekonomian membaik, study tour bisa digelar kembali.
Namun demikian, dia juga menekankan, jika study tour digelar kembali harus dengan pengawasan ketat dan batasan-batasan yang jelas.
“Jadi kalau nanti ekonomi sudah membaik, baru kita bolehkan study tour,” katanya.
“Tapi kalau nanti dibolehkan, tidak boleh memaksa siswa, apalagi memaksa siswa dari ekonomi tidak mampu, itu tidak boleh. Jadi harus tetap ada rambu-rambu yang wajib ditaati setiap sekolah," jelas Imron.
Sebelumnya, Walikota Cirebon, Effendi Edo, membuka kembali peluang study bagi sekolah-sekolah di Kota Cirebon.
Pernyataan Edo ini menjadi angin segar bagi para pelaku pariwisata di wilayah Cirebon Raya.
Bahkan, Gabungan Pengusaha Industri Tour & Travel (GAPITT) Ciayumajakuning berharap kebijakan Edo diikuti oleh kepala daerah lain di Cirebon Raya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

