Daya Motor

GAPITT Ciayumajakuning Gerilya Lawan Larangan Study Tour KDM, Minta Bupati Terbitkan Surat Edaran

GAPITT Ciayumajakuning Gerilya Lawan Larangan Study Tour KDM, Minta Bupati Terbitkan Surat Edaran

GAPITT Ciayumajakuning melakukan perlawanan terkait adanya larangan study tour dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.-Foto: Dok-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Gabungan Pengusaha Industri Tour dan Travel (GAPITT) Ciayumajakuning terus melakukan gerilya untuk melawan surat edaran Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM terkait study tour.

Upaya gerilya tersebut diantaranya dengan melaksanakan rapat dengar pendapat. Salah satunya dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon.

Rapat yang dihadiri oleh dinas pendidikan, dinas perhubungan, musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMP dan dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar).

Dari hasil rapat itu, mereka mendapatkan hasil positif yakni Komisi VI DPRD Kabupaten Cirebon merekomendasikan kepada Bupati Cirebon utnuk memperbolehkan study tour.

BACA JUGA:Dapat 300 Ribu Sehari Modal Rebahan! Buruan Coba Aplikasi Penghasil Uang Tercepat yang Viral ini Sekarang!

Sayangnya, hasil rekomendasi tersebut tida dikabulkan Bupati Cirebon, H Imron MAg yang tetap melarang study tour.

Meski demikian GAPITT akan meneruskan upaya serupa ke DPRD di wilayah Ciayumajakuning untuk mendapatkan produk hukum yang dapat menjadi rujukan.

Wakil Ketua GAPITT, Nana Yohana mengatakan, berita acara rekomendasi dari DPRD merupakan rujukan bagi kepala daerah untuk mengeluarkan surat edaran dan surat keputusan agar study tour kembaki diperbolehkan.

"Semoga saja mengikuti langkah-langkah enam kepala daerah lain yang sudah membolehkan study tour," kata Nana.

BACA JUGA:Nusron Wahid Jamin 700ribu Sertifikat Tanah Pesantren dan Tempat Ibadah Selesai Dalam 3 Tahun Kedepan

Setelah melakukan rapat dengar pendapat di Kabupaten Cirebon, pihaknya bakal melakukan hal serupa di kabupaten lain yang berdekatan.

"Berikutnya target GAPITT akan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Indramayu dan Majalengka. Semoga saja seluruh kepala daerah Ciayumajakuning seirama, dalam artian mendukung dan bolehkan study tour," harap Nana.

Sebelumnya, Walikota Cirebon Effendi Edo memberi lampu hijau untuk pelaksanaan study tour.

Edo memperbolehkan sekolah di Kota Cirebon menggelar study tour namun dengan pengawasan yang ketat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait