Ini Dia Rentetan Teror Satwa Liar di Kuningan, Petugas Tebar Kotoran Singa
Teror satwa liar di Kuningan menyerang ternak milik warga diduga macan tutul dan anjing liar.-Istimewa -Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Sejak Bulan Februari 2025, 33 peternak merugi setelah 83 hewan ternaknya diserang satwa liar yang diduga macan tutul dan anjing liar.
Teror serangan satwa liar di Kabupaten Kuningan terjadi sejak Februari 2025 hingga akhir Agustus 2025.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, Asep Taufik Rohman mengungkapkan, dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, teror satwa liar terjadi di dua kecamatan.
Dia menduga satwa liar yang menyerang ternak di Kuningan adalah macan tutul dan anjing liar.
BACA JUGA:Bukan Macan Tutul, Ternak Domba di Kuningan Diduga Dimangsa Hewan Buas Jenis Ini
BACA JUGA:Penampakan Macan Tutul dari Kuningan yang Kabur di Lembang Park Zoo Terekam Drone Thermal
Dugaan serangan macan tutul terjadi di 4 desa yang bereda di wilayah Kecamatan Hantara, dan 2 desa di Kecamatan Darma.
Sedangkan serangan satwa liar yang diduga anjing liar terjadi di dua kecamatan, yakni kecamatan Japara dan kecamatan Pancalang.
Asep Taufik menjelaskan, untuk teror macan tutul paling banyak terjadi di Kecamatan Hantara. Dimana, 72 ternak dari 27 peternak, mati diduga diserang hewan buas tersebut.
"4 desa di Hantara, Desa hantara 26 juli-24 Agustus, 8 peternak terimbas, 18 ekor, Desa Tundagan, 11 peternak dan 23 ekor, Cikondang, 6 Mei - 9 Agustus (5 peternak 22 ekor), Pakapasan Girang, 3 peternak 9 ekor pada 12-13 Agustus)," jelasnya kepada Radarcirebon.com.
BACA JUGA:Imron Satpam DPRD Kabupaten Cirebon Mengenang Suasana Mencekam Demo 30 Agustus
BACA JUGA:Unjuk Rasa di Kuningan, Pihak Keamanan dan Demonstran Kompak Bersih-Bersih
Sedangkan di Kecamatan Darma, 4 peternak kehilangan 5 ekor hewan ternak pada 4 hingga 7 Juli di Desa Cimenga, serta 2 peternak di Desa Tugumulya kehilangan 6 ekor ternaknya pada 4-14 Juli.
Dikatakannya, di 2 kecamatan tersebut, BKSDA telah menebarkan kotoran singa di jejak kaki yang diduga macan tutul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


