Daya Motor

Pelantikan PNS dan PPPK Kota Cirebon, Begini Pesan dari Walikota Edo

Pelantikan PNS dan PPPK Kota Cirebon, Begini Pesan dari Walikota Edo

Walikota Cirebon Effendi Edo melantik PNS dan PPPK di Balaikota Cirebon, Kamis pagi (4/9/2025).-Dedi Haryadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMPNS dan PPPK Kota Cirebon dituntut untuk untuk adaptif, kreatif, dan kolaboratif di era digital.

Itu dikatakan oleh Walikota Cirebon Effendi Edo saat memimpin upacara pengambilan sumpah dan janji serta penyerahan SK PNS dan PPPK tahap II di Balaikota Cirebon, Kamis pagi (4/9/2025).

"Tidak bosan saya mengingatkan bahwa kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama yang lambat dan berbelit. Masyarakat saat ini lebih kritis, memiliki akses informasi luas, dan menuntut pelayanan yang cepat, transparan, serta akuntabel. Bila birokrasi tidak berbenah, maka kepercayaan publik akan terkikis," ungkapnya.

Effendi Edo menegaskan bahwa sumpah atau janji bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan kontrak moral antara PNS/PPPK dengan Tuhan, negara, dan masyarakat. 

BACA JUGA:Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB di Majalengka, Pemerintah Siapkan Skema

BACA JUGA:Kota Cirebon Luncurkan KOIN Kocir 2025, Dorong Solusi Inovatif untuk Hadapi Tantangan Daerah

"Karena itu, jangan pernah mengkhianati amanah tersebut dengan tindakan yang bertentangan dengan hukum, etika, dan integritas ASN," tegasnya.

Walikota Cirebon Effendi Edo mengajak seluruh PNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon mewujudkan pemerintahan yang bersih, responsif, dan profesional.

"Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat. Potensi saja tidak cukup, diperlukan komitmen, disiplin, serta semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Dengan demikian, pelayanan publik yang kita berikan benar-benar mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Khusus kepada tenaga kesehatan, lanjut Effendi Edo, masyarakat menaruh harapan besar pada peningkatan kualitas layanan kesehatan. 

BACA JUGA:BKAD Cirebon Siapkan Skema Perbaikan Gedung DPRD Pascakerusuhan

BACA JUGA:Gerhana Bulan Total 7 September 2025, Pemandangan Langka di Langit Indonesia

Pengalaman pandemi memberi pelajaran penting betapa vitalnya peran tenaga medis dan paramedis. Profesionalisme dan kepekaan sosial harus terus dijaga.

"Kepada tenaga guru, pendidikan adalah fondasi utama kemajuan. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter dan watak generasi penerus. Oleh karena itu, teladan, integritas, serta semangat belajar sepanjang hayat mutlak diperlukan,"pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait