Menyambut Musim Hujan, BBWS Cimancis Keruk Sejumlah Sungai, Berikut Tujuannya
Kepala BBWS Cimancis, Dwi Agus Kuncoro ST MT saat menerangkan progres kerja BBWS, Rabu (8/10/2025).-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Menghadapi musim hujan yang sudah di ambang pintu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung (Cimancis) terus bekerja ekstra.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk menanggulangi potensi daya rusak air, baik akibat curah hujan tinggi maupun banjir rob di wilayah pesisir.
Kepala BBWS Cimancis Dwi Agus Kuncoro ST MT menjelaskan, sejak Januari hingga 7 Oktober 2025, pihaknya telah melaksanakan pekerjaan menggunakan alat berat di 49 lokasi. Selain itu, terdapat 7 lokasi lain yang kini masih dalam tahap pengerjaan.
BACA JUGA:Kepala BBWS Ungkap Jadwal Normalisasi Sungai Sukalila, Soal PKL Begini Jawabnya
BACA JUGA:BBWS Cimanuk-Cisanggarung Petakan Titik Kritis Cimanuk, Siapkan Desain Pengaman Tebing
“Wilayah pekerjaan kami tersebar di Kota Cirebon 3 lokasi, Kabupaten Cirebon 25 lokasi, Indramayu 8 lokasi, Kuningan 2 lokasi, Majalengka 10 lokasi, dan Demak 1 lokasi,” jelasnya Dwi kepada radarcirebon.com, Rabu 8 Oktober 2025.
Ia menambahkan, kegiatan yang masih berlangsung saat ini meliputi 3 lokasi di Kabupaten Cirebon, 3 di Indramayu, dan 1 di Garut.
Jenis pekerjaan yang dilakukan pun beragam, mulai dari pengerukan sedimen, normalisasi sungai, pengerukan saluran irigasi, hingga pembuatan tanggul laut.
“Semua upaya ini bertujuan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mencegah banjir dan abrasi. Kami terus berusaha optimal, meski kemampuan kami terbatas,” ucapnya.
Menurut Dwi, kapasitas maksimal pekerjaan menggunakan alat berat BBWS Cimancis hanya sekitar 60 lokasi per tahun. Padahal, permintaan masyarakat cukup banyak.
BACA JUGA:Berperan Penting untuk Penuhi Kebutuhan Air, Setu Sedong Dinormalisasi oleh BBWS Cimancis
BACA JUGA:Sejumlah Kuwu di 3 Kecamatan Sambangi BBWS Cimanis, Minta DAS Singaraja Dinormalisasi
“Kami berusaha menindaklanjuti semua pengajuan, tapi harus disesuaikan dengan sumber daya dan kondisi lapangan,”ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


