Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas, Kota Cirebon Gelar Latsar CPNS Formasi 2024
Walikota Cirebon, Effendi Edo saat memberikan bekal kepada 119 CPNS formasi 2024 untuk mengikuti Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas bagi peserta Pelatihan Dasar (Latsar), Senin 10 November 2025. -Dede Sofyan Hadi-Prokompim Setda Kota Cirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pemerintah Kota Cirebon resmi membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas bagi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024, Senin 10 November 2025.
Walikota Cirebon, Effendi Edo menegaskan pentingnya peran CPNS sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pelaksana kebijakan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam arahannya, Walikota menyampaikan pesan agar para peserta memahami makna dan tanggung jawab besar di balik status ASN.
BACA JUGA:Terkait Ribuan Kendaraan ASN Nunggak Pajak, Ini Tindakan Tegas Bupati Majalengka
BACA JUGA:ASN Majalengka Nunggak Pajak Kendaraan: Total Rp9,125 Miliar, DPRD Desak Bupati Bertindak
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Per Kamis Hari Ini, ASN Pemprov Jabar Terapkan WFH
“Pegawai Negeri Sipil adalah ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Di tangan PNS yang berintegritas dan berkompetenlah arah pembangunan ditentukan.”
“Kota Cirebon yang strategis, sebagai simpul pertemuan budaya dan ekonomi, memerlukan aparatur yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga tangguh menghadapi dinamika perubahan zaman,” ujarnya.
Walikota menambahkan bahwa profesionalisme ASN tidak lahir secara instan. Hal itu merupakan hasil dari proses panjang yang mencakup rekrutmen yang selektif, pembinaan yang berkelanjutan, serta pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan.
“Profesionalisme dibentuk melalui proses panjang, mulai dari rekrutmen yang selektif, pembinaan yang berkelanjutan, hingga pendidikan dan pelatihan yang menanamkan nilai dasar ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” tambahnya.
Pelatihan dasar CPNS, menurut Walikota, bukan sekadar formalitas administratif menuju pengangkatan menjadi PNS penuh, melainkan wadah pembentukan karakter aparatur.
“Latsar menjadi gerbang awal untuk menanamkan nilai-nilai integritas, nasionalisme, serta kemampuan teknis dan manajerial yang dibutuhkan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ini adalah ruang pembentukan karakter, tempat saudara ditempa menjadi pelayan publik sejati,” tuturnya.
Walikota juga mengingatkan agar para peserta menjadikan setiap tahapan pelatihan sebagai kesempatan berharga untuk belajar dan berproses.
BACA JUGA:Juara 1 Nasional, Tim Marching Band Santa Maria Cirebon Dapat Apresiasi dari Walikota Edo
BACA JUGA:Pesan Walikota Cirebon Effendi Edo di Hari Pahlawan 2025
“Ikutilah setiap tahapan dengan kesungguhan dan keterbukaan hati. Lepaskan sementara segala atribut sosial di luar sana.”
“Di sini, semua berdiri sejajar sebagai calon abdi negara yang tengah belajar memahami makna pelayanan,” pesannya.
Lebih lanjut, Walikota menekankan bahwa ukuran keberhasilan seorang CPNS tidak semata-mata diukur dari nilai akademik, tetapi dari semangat belajar dan kemampuan bekerja sama.
“Ukuran keberhasilan bukan hanya seberapa tinggi nilai akademik, melainkan seberapa kuat semangat belajar, kedewasaan bersikap, dan kemampuan bekerja dalam tim,” ucapnya.
Selain itu, Walikota mengajak seluruh peserta untuk memiliki sikap terbuka terhadap kritik dan masukan.
“Aparatur yang tidak siap menerima masukan akan sulit tumbuh. Dan aparatur yang sulit tumbuh akan menjadi beban bagi organisasi, bahkan bagi masyarakat yang dilayani,” tegasnya.
Dalam penutupan sambutannya, Wali Kota menyampaikan tiga pesan penting bagi para peserta Latsar CPNS.
Pertama, agar senantiasa membangun kompetensi dan integritas secara seimbang. Kedua, menjadi ASN pembelajar yang adaptif terhadap perubahan birokrasi. Dan ketiga, menanamkan semangat inovasi dalam setiap aspek pelayanan publik.
“Kota Cirebon membutuhkan aparatur yang mampu berpikir kreatif dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan efektif,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Latsar CPNS Formasi Tahun 2024 yang diselenggarakan pada 10–12 November 2025.
“Sebanyak 119 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 114 tenaga teknis dan 5 tenaga kesehatan. Tujuan utama pelatihan ini adalah memperkuat kemampuan teknis sesuai bidang tugas masing-masing agar siap menjalankan fungsi sebagai ASN yang profesional dan berintegritas,” ujar Sri Lakshmi.
Ia menambahkan, penguatan kompetensi teknis menjadi bagian penting dalam mempersiapkan CPNS agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan publik yang semakin dinamis.
BACA JUGA:Oknum Guru Terduga Pelaku Pelecehan Minta Maaf, BKPSDM Cirebon Tak Terima
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memahami tugasnya secara lebih mendalam serta mampu menerapkan prinsip pelayanan publik yang responsif dan inovatif,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Cirebon, para narasumber, serta seluruh panitia yang telah memastikan kegiatan berjalan lancar.”
“Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi dan semangat pengabdian,” harapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

