Daya Motor

Internet Makin Ngebut! Indosat Perkuat 5G AI untuk Hadapi Lonjakan Trafik Nataru

Internet Makin Ngebut! Indosat Perkuat 5G AI untuk Hadapi Lonjakan Trafik Nataru

Indosat perkuat jaringan 5G berbasis AI lewat AIvolusi5G jelang Nataru.-Ist-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Menyambut lonjakan aktivitas digital selama Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison kembali tancap gas. 

Operator ini memperkuat jaringan 5G berbasis kecerdasan buatan melalui teknologi AIvolusi5G, demi menghadirkan koneksi internet yang lebih cepat, stabil, dan aman.

Tak main-main, kesiapan jaringan ini telah mencakup wilayah Jakarta Raya, mulai dari Inner Jakarta, Outer Jakarta, hingga sejumlah wilayah strategis di Jawa Barat

Langkah ini menjadi jawaban Indosat atas meningkatnya mobilitas masyarakat dan tingginya kebutuhan internet selama periode liburan panjang.

BACA JUGA:Rekomendasi Tempat Nongkrong Hits di Kuningan yang Bikin Betah Seharian

BACA JUGA:Rumah Ditinggal Liburan Bisa Jadi Sasaran Maling, Ini Pesan Kapolres Cirebon

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menyebut penguatan jaringan merupakan komitmen Indosat untuk selalu hadir di momen penting masyarakat. 

Menurutnya, di era digital seperti sekarang, konektivitas bukan sekadar soal kecepatan.

“Di momen Nataru, yang dibutuhkan pelanggan bukan hanya internet cepat, tapi juga stabil dan aman. Melalui AIvolusi5G, jaringan Indosat mampu beradaptasi secara cerdas dengan kebutuhan digital masyarakat, khususnya di Jakarta Raya yang aktivitasnya sangat padat,” ujar Chandra.

Sebagai pusat ekonomi dan digital nasional, Jakarta Raya dikenal memiliki lalu lintas data yang dinamis dan kompleks. 

BACA JUGA:10 Wisata Indramayu Paling Hits! Dari Pulau Biawak sampai Pantai Bali 2, Wajib Masuk Wishlist

Karena itu, Indosat tak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mengandalkan teknologi berbasis AI yang mampu menyesuaikan performa jaringan secara real-time.

Teknologi AIvolusi5G memungkinkan jaringan Indosat mengelola kepadatan pengguna, membaca pola mobilitas, hingga mendistribusikan kapasitas secara dinamis. 

Hasilnya, kualitas layanan tetap terjaga meski terjadi lonjakan trafik, termasuk saat puncak liburan Nataru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait