Ok
Daya Motor

Diterjang Abrasi Sungai, Rumah Warga Cirebon Ambruk Usai Hujan Lebat

Diterjang Abrasi Sungai, Rumah Warga Cirebon Ambruk Usai Hujan Lebat

Hujan deras menyebabkan abrasi Sungai Si Kinanga hingga membuat rumah warga di Bode Lor, Plumbon, Kabupaten Cirebon, ambruk pada Kamis malam.-Ist-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMHujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon pada Kamis malam (25/12/2025) menyebabkan satu rumah warga di Blok Pekauman, RT 09 RW 03, Desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, ambruk.

Rumah milik H Usman tersebut mengalami kerusakan parah setelah bagian belakang bangunan roboh akibat abrasi Sungai Si Kinanga. 

Derasnya aliran sungai yang dipicu tingginya curah hujan membuat tanah penyangga di sekitar rumah terus tergerus hingga akhirnya tak mampu menahan beban bangunan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.20 WIB, saat debit air sungai sedang berada di titik tertinggi.

BACA JUGA:Zulhas–Trenggono Sambangi Kampung Nelayan Merah Putih Cirebon, Cek Infrastruktur dan Bagi Bantuan  

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kondisi rumah korban kini terancam dan tidak lagi aman ditempati.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Depok, AKP Endang Kusnandar, bersama anggotanya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan dampak kejadian.

“Rumah milik H Usman ambruk akibat abrasi Sungai Si Kinanga saat hujan deras. Tanah di belakang rumah tergerus karena debit air sungai yang meningkat dan mengalir deras,” ujar AKP Endang Kusnandar, Jumat (26/12/2025).

Pihak kepolisian memastikan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna menindaklanjuti kejadian tersebut, termasuk langkah penanganan lanjutan dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA:5 Desa Wisata Majalengka yang Bikin Liburanmu Tak Terlupakan, Alam dan Budaya Masih Asri!

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi dan menangani dampak dari peristiwa ini,” tambahnya.

AKP Endang juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

“Warga yang bermukim di sekitar sungai harus selalu waspada. Jika hujan deras dan debit air naik, abrasi bisa terjadi kapan saja. Segera laporkan jika terlihat tanda-tanda longsor atau kerusakan,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait