Gubernur Jabar Larang Pesta Kembang Api, Ajak Warga Rayakan Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi imbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026. --
BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026.
Imbauan ini sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang sebelumnya juga melarang penggunaan kembang api demi menjaga situasi kondusif di seluruh wilayah Indonesia.
Dedi menegaskan, suasana pergantian tahun kali ini seyogianya dimaknai dengan kegiatan yang lebih positif dan penuh refleksi.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia masih berada dalam masa duka setelah bencana alam yang melanda sejumlah daerah, terutama di Sumatera dan Aceh, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kabupaten Cirebon, Kedawung Macet
BACA JUGA:Persib Tantang Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two, Adu Nilai Skuad Jadi Sorotan
BACA JUGA:Banjir Rendam Jl Terusan Pemuda Cirebon, Pengendara Diminta Putar Arah
Banyak warga yang masih berada di pengungsian dan membutuhkan perhatian seluruh pihak.
“Malam pergantian tahun sebaiknya dihabiskan dengan memanjatkan doa atau berkumpul bersama keluarga."
"Di Gedung Sate, di masjidnya nanti akan ada doa bersama menyambut pergantian tahun 2025-2026,” ujar Dedi Mulyadi, Selasa 30 Desember 2025.
Menurutnya, momentum pergantian tahun tidak harus dirayakan dengan pesta atau keramaian berlebihan.
Ia menilai, momen tersebut justru dapat menjadi waktu untuk merefleksikan perjalanan setahun ke belakang sekaligus merencanakan langkah-langkah yang lebih baik di tahun berikutnya.
Dedi juga menyampaikan rencananya untuk menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga, khususnya putrinya.
Ia berharap masyarakat mengikuti langkah serupa dengan menempatkan kebersamaan keluarga sebagai fokus utama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

