Daya Motor

Cirebon Jadi Simpul Mobilitas Nataru 2025–2026, KAI Daop 3 Layani 276 Ribu Penumpang

Cirebon Jadi Simpul Mobilitas Nataru 2025–2026, KAI Daop 3 Layani 276 Ribu Penumpang

Cirebon jadi simpul mobilitas Nataru 2025-2026.-Humas PT KAI Daop 3 Cirebon -

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Cirebon kembali menunjukkan perannya sebagai titik penting pergerakan masyarakat di Pulau Jawa selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Letaknya yang berada di pertemuan jalur utara dan selatan menjadikan wilayah ini sebagai simpul mobilitas yang menghubungkan perjalanan lintas kota, lintas provinsi, hingga lintas tujuan wisata.

Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyampaikan, aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api. 

Peran strategis ini terlihat dari padatnya layanan kereta api yang melayani naik turun pelanggan di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan.

BACA JUGA:Usai Libur Nataru, Puskesmas Perumnas Utara Diserbu Pasien, Penyakit Ini Paling Banyak Dikeluhkan

BACA JUGA:Arus Balik Nataru 2026 Memuncak, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Cirebon

Selama periode Nataru, dalam satu hari operasional tercatat sebanyak 126 perjalanan kereta api reguler dan 34 perjalanan kereta api tambahan yang melayani naik turun pelanggan di kedua stasiun tersebut. 

Sebanyak 34 perjalanan kereta api tambahan tersebut mencakup layanan penumpang Motis Nataru, yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi kendaraan roda dua antarwilayah.

“Cirebon memiliki peran khas karena menghubungkan jalur utara seperti Jakarta dan Semarang dengan jalur selatan menuju Purwokerto dan Yogyakarta."

"Posisi ini membuat Cirebon menjadi titik transit penting bagi pelanggan yang melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah,” ujar Muhibbuddin.

Berdasarkan data Angkutan Nataru Daerah Operasi 3 Cirebon volume pelanggan secara kumulatif pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 276.816 pelanggan, terdiri atas 137.387 pelanggan naik dan 139.429 pelanggan turun. 

Muhibbuddin menambahkan di Wilayah Daop 3 puncak lonjakan pelanggan pertama pada masa Nataru terjadi pada 28 Desember 2025 dengan melayani pelanggan 18.436 orang.

Sementara itu puncak lonjakan kedua arus balik terjadi pada 4 januari 2026 dengan jumlah pelanggan sebanyak 18.691 orang.

Tingginya mobilitas tersebut sejalan dengan capaian penjualan tiket di wilayah Daop 3 Cirebon. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait