Daya Motor

Pelan tapi Pasti, Stadion Watubelah Disulap Jadi Episentrum Olahraga Kabupaten Cirebon

Pelan tapi Pasti, Stadion Watubelah Disulap Jadi Episentrum Olahraga Kabupaten Cirebon

Sejumlah atlet atletik Kabupaten Cirebon saat latihan di Stadion Watubelah. -Ist-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Sore itu, Stadion Watubelah tak lagi sunyi. Derap langkah kaki pelari, suara tawa warga, hingga teriakan atlet yang sedang berlatih berpadu menciptakan suasana yang hidup. 

Pemandangan ini terasa kontras dengan beberapa waktu sebelumnya, ketika stadion kebanggaan Kabupaten Cirebon itu kerap dipandang sebelah mata.

Kini, Watubelah pelan-pelan bangkit. Bukan sekadar direnovasi secara fisik, stadion ini tengah disiapkan menjadi jantung olahraga Kabupaten Cirebon.

Perubahan besar itu tak terjadi begitu saja. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon mulai menata Stadion Watubelah dengan visi jangka panjang. 

BACA JUGA:Jarang Libatkan Warga Lokal, PT Tayi Mald Dipanggil Pemdes Damarguna Cirebon

BACA JUGA:Tak Semua Pelaku Masuk Penjara, Ini Skema Pidana Kerja Sosial yang Disiapkan Pemerintah

Bukan hanya sebagai tempat latihan atlet, tetapi juga ruang publik yang ramah, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, menyebut stadion ini akan menjadi episentrum pembinaan atlet sekaligus pusat tumbuhnya budaya olahraga di tengah masyarakat.

“Stadion Watubelah kita siapkan sebagai pusat pembinaan. Atlet bisa berlatih lebih fokus dan terpantau, sementara masyarakat juga bisa ikut merasakan manfaatnya. Prestasi dan budaya olahraga harus berjalan beriringan,” ujar pria yang akrab disapa Jigus, Minggu (4/1/2026).

Langkah ini menjadi sangat strategis, mengingat Kabupaten Cirebon tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. 

BACA JUGA:5 Tanaman Hias Indoor Ini Bisa Bikin Pikiran Tenang, Nomor 3 Favorit Banyak Orang

BACA JUGA:Rumah Jadi Sejuk Tanpa AC! 5 Tanaman Ini Diam-Diam Bersihkan Udara dan Bawa Keberuntungan

Stadion Watubelah direncanakan menjadi Training Centre (TC) bagi sejumlah cabang olahraga yang telah lolos babak kualifikasi.

Namun, denyut perubahan stadion ini tak hanya dirasakan oleh para atlet.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait