Razia Pekat Polresta Cirebon, 294 Botol Miras Berhasil Disita
Polresta Cirebon menggelar razia pekat dan menyita 294 botol miras berbagai merek serta miras tradisional ciu dari sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon. Polisi juga memproses penjual dengan tipiring.-Polresta Cirebon-
RADARCIREBON.COM - Polresta Cirebon kembali menggencarkan razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten Cirebon.
Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, polisi berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai titik.
Sebanyak 294 botol miras, terdiri dari berbagai merek pabrikan serta miras tradisional jenis ciu, diamankan petugas dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.
Razia ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
BACA JUGA:Danrem 063/SGJ Dorong Pembinaan Atlet Muda pada Milad ke-5 Satlat Maharaya
BACA JUGA:Kang Yaya soal Tunda Bayar Kuningan: Dana Pusat Rp59 Miliar Batal, Pinjaman Daerah Jadi Solusi Legal
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, seluruh miras yang disita berasal dari penjual ilegal yang beroperasi di wilayah hukumnya.
Selain menyita barang bukti, polisi juga langsung menindak para pelaku dengan proses tindak pidana ringan (tipiring).
“Dalam razia ini, kami mengamankan 294 botol miras berbagai merek dan miras tradisional ciu dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. Para penjualnya langsung kami proses sesuai ketentuan hukum,” ujar Imara Utama.
Ia menjelaskan, razia pekat dilakukan secara intensif dan melibatkan jajaran Polresta Cirebon hingga Polsek di tingkat kecamatan.
Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi tindak kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi miras.
Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau tindak kejahatan yang terjadi di sekitarnya.
Menurutnya, setiap laporan atau pengaduan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Bahkan, polisi memastikan kehadiran personel di lokasi kejadian dalam waktu singkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


