Daya Motor

10 Mobil Bekas Paling Layak Dibeli di 2026, Mesin Bandel dan Irit BBM

10 Mobil Bekas Paling Layak Dibeli di 2026, Mesin Bandel dan Irit BBM

Ini daftar 10 mobil bekas minim masalah, irit BBM, mesin bandel, dan cocok untuk pemakaian jangka panjang.-Freepik.com-

RADARCIREBON.COM – Memasuki tahun 2026, pasar mobil bekas di Indonesia masih menunjukkan geliat yang sangat kuat. 

Di tengah harga mobil baru yang terus naik, mobil bekas tetap menjadi solusi rasional bagi masyarakat yang ingin kendaraan fungsional, nyaman, dan terjangkau. 

Dengan pemilihan yang tepat, mobil bekas bahkan bisa memberikan nilai pakai jangka panjang tanpa bikin kantong jebol.

Mobil keluaran tahun 2018 ke atas umumnya masih sangat layak digunakan karena sudah dibekali teknologi mesin yang lebih efisien, standar emisi yang lebih baik, serta fitur keselamatan yang memadai.

BACA JUGA:Mobil Listrik Jarak Jauh? Ini 5 Pilihan Terbaik yang Cocok untuk Jalan Jauh

BACA JUGA:Permintaan Melejit! 20 Unit Mobil Andi Rent Car Ludes Disewa saat Libur Nataru  

Tak heran, segmen ini menjadi incaran utama pembeli mobil bekas di tahun 2026.

Berikut ini daftar 10 mobil bekas yang masih layak pakai di tahun 2026, dikenal minim masalah, irit BBM, dan mudah perawatannya.

1. Honda Brio Satya (2019–2022)

Honda Brio Satya masih menjadi primadona di segmen city car. Mesin 1.2L i-VTEC terkenal awet, responsif, dan hemat bahan bakar dengan konsumsi mencapai 18–20 km/liter. Ukurannya ringkas, cocok untuk mobilitas perkotaan, serta biaya perawatan relatif murah. Harga bekasnya kini berada di kisaran Rp120–160 jutaan.

BACA JUGA:Kabar Baik Awal Tahun! Warga Cirebon Berpeluang Dapat Diskon PBB hingga 50 Persen

BACA JUGA:KUR BRI Rp70 Juta Januari 2026 Dibuka, Cicilan Ringan Tanpa Agunan UMKM Wajib Tahu

2. Toyota Avanza (2018–2021)

Sebagai MPV sejuta umat, Toyota Avanza tetap relevan di tahun 2026. Mesin 1.3L dan 1.5L dikenal tangguh dan jarang rewel. Konsumsi BBM berada di kisaran 12–15 km/liter, cukup efisien untuk mobil keluarga. Pajak terjangkau dan suku cadang melimpah menjadi nilai tambah utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: