14 Destinasi Wisata Tapi PAD Minim, Pemkab Indramayu Buka Peluang Gandeng Swasta
Kondisi Kawasan Wisata Bojongsari di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, yang memiliki tiga objek wisata dalam kondisi mati suri.-Anang Syahroni-Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu tengah menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Salah satu kebijakan yang akan ditempuh yakni menyerahkan pengelolaan sejumlah objek wisata milik daerah kepada pihak swasta.
Kebijakan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengelolaan pariwisata yang selama ini ditangani langsung oleh pemerintah daerah.
Hasilnya, sebagian besar destinasi wisata dinilai belum memberikan keuntungan yang sepadan dengan biaya operasional yang dikeluarkan.
BACA JUGA:Izin Wisata di Kuningan Disorot DPRD, Lereng Gunung Ciremai Terancam?
BACA JUGA:Ramalan Zodiak Taurus Hari Ini: Cinta Menghangat, Karier Stabil, Keuangan Aman
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu, Dr Ahmad Syadali MEd, mengungkapkan bahwa ketimpangan antara pemasukan dan pengeluaran menjadi alasan utama perubahan skema pengelolaan tersebut.
Salah satu contoh nyata adalah objek wisata Pantai Tirtamaya. Dalam satu tahun, destinasi ini hanya mampu menyumbang PAD sekitar Rp280 juta, sementara biaya operasional yang harus ditanggung pemerintah mencapai Rp380 juta.
“Setelah dilakukan evaluasi, terdapat selisih minus sekitar Rp100 juta. Ini tentu sangat disayangkan karena pemasukan tidak sebanding dengan pengeluaran. Oleh karena itu, pengelolaan akan kami serahkan kepada pihak ketiga,” ujar Syadali saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, kondisi serupa tidak hanya terjadi di Pantai Tirtamaya. Setidaknya terdapat sekitar 14 objek wisata milik Pemkab Indramayu yang mengalami permasalahan yang sama.
BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp102.000 Bisa Cair Hari Ini, Ini Cara Klaim Lewat DANA Kaget dan Mini Games
Atas dasar tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim memutuskan untuk membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan destinasi wisata daerah.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru, meningkatkan daya tarik wisata, sekaligus mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, khususnya dari luar daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

