Warga Cigobang Cirebon Cabut Sawit, Aksi Terhenti Usai Tiga Pohon Dicabut
Aksi penolakan perkebunan sawit di Desa Cigobang dengan cara mencabut tanaman tersebut, Jumat 16 Januari 2026.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Aksi pencabutan ratusan pohon kelapa sawit di Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, belum sepenuhnya terealisasi.
Dari sekitar 400 pohon sawit yang ditolak keberadaannya oleh warga, baru tiga batang pohon yang berhasil dicabut dalam aksi spontan yang berlangsung Jumat 16 Januari 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga mendatangi area perkebunan sawit sambil meneriakkan yel-yel “cabut sawit” sebagai simbol penolakan.
Warga secara bergantian mencabut pohon sawit, sementara sebagian lainnya menyaksikan dan memberikan dukungan moral.
BACA JUGA:Tak Tahan Lagi, Warga Cigobang Akhirnya Cabut Ratusan Sawit Secara Mandiri
BACA JUGA:Sawit di Cigobang Tak Dicabut, Perusahaan Justru Tuntut Ganti Rugi Rp15 Ribu per Pohon
Namun, aksi tersebut terhenti saat pencabutan pohon ketiga setelah Kuwu Desa Cigobang, M Abdul Zei, tiba di lokasi.
Penghentian dilakukan guna mencegah eskalasi situasi sekaligus menunggu koordinasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung Senin 19 Januari 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon dan pihak perusahaan terkait.
Sebagai bentuk penghormatan kepada kuwu, warga akhirnya sepakat menghentikan aksi dan membubarkan diri secara tertib.
Meski demikian, tuntutan agar pohon sawit tidak lagi berada di wilayah Desa Cigobang tetap disuarakan dengan tegas.
Di hadapan warga, Abdul Zei meminta masyarakat menahan diri dan tidak bertindak anarkis.
Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan sebelumnya, pihak perusahaan hanya meminta surat pemindahan tanaman dari pemilik lahan.
“Untuk pencabutan sawit ini sesuai kesepakatan dari pihak perusahaan, mereka hanya meminta surat pemindahan dari pemilik lahan. Mohon ibu-ibu jangan terprovokasi dan jangan anarkis,” ujar Abdul Zei.
BACA JUGA:Sawit di Bukit Cigobang Belum Dicabut, Begini Reaksi Pemdes dan Warga
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

