Daya Motor

Sengketa Air Gunung Ciremai: Warga Cikalahang Menuntut Hak, PDAM Paparkan Data Resmi

Sengketa Air Gunung Ciremai: Warga Cikalahang Menuntut Hak, PDAM Paparkan Data Resmi

PDAM Kuningan membantah tudingan warga Cikalahang dan membeberkan data resmi pemanfaatan air Gunung Ciremai.-Agus Panther-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Warga Desa Cikalahang menyoroti kinerja Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan yang dinilai tidak konsisten dalam merealisasikan perjanjian kerja sama penyediaan air bersih

Polemik ini mencuat setelah air dari kawasan Gunung Ciremai justru dialirkan ke Kabupaten Indramayu, sementara kebutuhan dasar warga sekitar sumber mata air disebut belum terpenuhi.

Mantan Sekretaris Desa Cikalahang, Umar Ali Sahabi, menilai kebijakan PDAM Tirta Kamuning yang menjalin kerja sama suplai air lintas daerah tersebut berdampak merugikan masyarakat lokal. 

Menurutnya, sejak awal proyek dijalankan, warga yang tinggal di sekitar sumber mata air justru belum menikmati akses air bersih yang layak.

BACA JUGA:Resmi Dilantik! Kwarcab Pramuka Majalengka 2025–2030 Siap Bergerak untuk Masyarakat

BACA JUGA:Kota Cirebon Kembali Jadi Sorotan, Tokoh Buddha Thailand Puji Toleransi Antarumat Beragama

Umar mengungkapkan bahwa pada tahun 2022 telah dilakukan sosialisasi antara PDAM Tirta Kamuning dan Pemerintah Desa Cikalahang. 

Dalam berita acara tersebut, terdapat sejumlah poin kesepakatan yang menyangkut hak masyarakat desa, salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih melalui pipanisasi langsung ke rumah-rumah warga.

Namun hingga pembangunan infrastruktur rampung pada tahun 2024, realisasi janji tersebut dinilai belum terwujud. 

Situasi semakin memicu kekecewaan warga ketika pada Februari 2025 air dari kawasan tersebut mulai dikoneksikan ke Kabupaten Indramayu.

BACA JUGA:Gelombang Tinggi Terjang Kapal Nelayan di Indramayu, Dua Selamat, Satu Hilang

BACA JUGA:Heboh Video Sesama Jenis di Cirebon, PCNU Minta Tempat Hiburan Malam Diawasi Ketat

“Sejak awal kami meminta agar penyaluran air ke Indramayu ditunda sampai hak masyarakat Cikalahang benar-benar dipenuhi. Faktanya, justru sebaliknya,” ujar Umar.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak PDAM Tirta Kamuning Kuningan membantah telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait