Daya Motor

Kebakaran Toko Kue di Losari Cirebon, Api Membesar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Toko Kue di Losari Cirebon, Api Membesar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran ruko kios kue terjadi di Losari Kidul Cirebon diduga akibat korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan Damkar tanpa korban jiwa.-Dedi Hariyadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Sebuah kebakaran toko kue terjadi di wilayah Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, pada Minggu malam, 25 Januari 2026. 

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.40 WIB dan sempat menimbulkan kepanikan warga karena lokasi berada di kawasan padat penduduk.

Kebakaran diketahui pertama kali oleh warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Losari pada pukul 21.12 WIB. 

Petugas langsung bergerak cepat dan berangkat menuju lokasi lima menit kemudian, tepatnya pada pukul 21.17 WIB. 

BACA JUGA:SKINFA Fest 4 Cirebon 2026: Ajang Unjuk Bakat SMP-MTs hingga Edukasi AI Sejak Dini

BACA JUGA:Liburan Edukatif Anak di Cirebon, Aston Hadirkan Playdate Package Penuh Aktivitas Seru

Sesampainya di lokasi pada pukul 21.20 WIB, api dilaporkan sudah cukup besar. Selain itu, kondisi angin yang bertiup kencang membuat petugas khawatir api akan merembet ke bangunan lain di sekitarnya. 

Untuk mempercepat proses pemadaman, Damkar Sektor Losari segera berkoordinasi dan meminta bantuan dari Damkar Sektor Ciledug.

Berdasarkan keterangan warga, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin kompresor yang mengalami panas berlebih (overheat). 

Percikan api kemudian menyambar gudang penyimpanan bahan pembuatan kue serta sejumlah barang lain yang mudah terbakar.

BACA JUGA:Polres Cirebon Kota Bongkar Peredaran 1.000 Pil Obat Keras Ilegal di Pekalipan

BACA JUGA:Analisis Lengkap Layvin Kurzawa di Persib, Pengalaman di PSG dan Statistik Bicara

Petugas segera melakukan gelar selang dan pemadaman intensif. Berkat respons cepat dan kerja sama lintas unsur, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.30 WIB. 

Selanjutnya, proses pendinginan dilakukan hingga pukul 22.10 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait