Daya Motor

Video Longsor di Argapura Majalengka Viral, Jalan Cilongkrang Sempat Lumpuh Total

Video Longsor di Argapura Majalengka Viral, Jalan Cilongkrang Sempat Lumpuh Total

Video longsor di Argapura Majalengka viral. Akses jalan Cilongkrang sempat tertutup total. Foto-Tangkapan layar -

RADARCIREBON.COM – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi tanah longsor di wilayah Cilongkrang, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, mendadak viral di media sosial. 

Video berdurasi sekitar 31 detik itu mulai ramai dibagikan pada Rabu (28/1/2026) dan menjadi perhatian publik karena menunjukkan akses jalan yang tertutup total material longsoran.

Dalam rekaman tersebut, terlihat badan jalan tertimbun tanah dan bebatuan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Perekam video yang diduga merupakan warga setempat juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak memaksakan diri melintas demi keselamatan bersama.

BACA JUGA:2 Pelaku Curanmor Cirebon Dibekuk Polisi, 1 Ditangkap Saat Nongkrong di Warung Bakso

BACA JUGA:Bangun Kreativitas Calon Guru Sekolah Dasar, Prodi PGSD IPB Cirebon Gelar Pentas Seni Tari dan Drama

Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada warga Desa Argamukti yang hendak menuju Kecamatan Maja, serta warga Desa Argalingga yang biasa melintasi jalur menuju Apuy. 

Jalur tersebut diketahui menjadi akses vital aktivitas warga sehari-hari.

“Mohon maaf kepada warga Desa Argamukti yang ingin ke arah Maja dan warga Desa Argalingga arah Apuy, telah terjadi longsor di Cilongkrang. Kondisi jalan tutup total dan tidak boleh memaksakan melintas,” ujar suara dalam video yang viral tersebut dalam bahasa Sunda.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, membenarkan peristiwa tanah longsor tersebut. 

BACA JUGA:Polisi Bergerak ke Jatiwangi setelah Muncul Unggahan Facebook, Kasat Narkoba: Masih Kami Dalami!

BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Kuningan, 17 Titik Pohon Tumbang Ganggu Jalan dan Permukiman Warga

Ia menjelaskan bahwa laporan pertama diterima BPBD pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas gabungan bersama masyarakat setempat.

Menurut Agus, material longsor berupa tanah dan lumpur sempat menutup badan jalan sepenuhnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait