Ikan Dewa Kuningan Mati Massal, Pengelola: Baru Terjadi Dalam 15 Tahun Terakhir
Ikan Dewa di Balong Girang Cigugur Kuningan, mati massal. Hasil pemeriksaan sementara diduga karena cuaca ekstrem.-Asep Brd-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Kematian secara massal Ikan Dewa di Balong Girang Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten KUNINGAN, merupakan kejadian pertama dalam 15 tahun terakhir.
Hal tersebut diakui langsung oleh Rohman Sutadi, selaku Manager Operasional Balong Girang Cigugur, yang merupakan salah satu tempat wisata pemandian alami di Kabupaten Kuningan.
Menurut Rohman, total ikan yang mati mencapai kurang lebih 50 ekor, terjadi secara berturut-turut dalam 3 hari sejak Kamis 29 Januari 2026 kemarin.
Rohman menjelaskan, cuaca ekstrem yang melanda kawasan setempat dalam beberapa terakhir, menjadi pemicu kematian ikan dewa.
"Dalam tiga hari terakhir, cuaca sangat ekstrem, hujan turun dari pagi hingga malam bahkan sampai pagi lagi menyebabakan cuaca buruk. Dimulai pada Kamis (29/1) ikan sudah banyak yang mati," jelas Rohman.
BACA JUGA:Ikan Dewa di Kuningan Mati Massal, Diskatan Ungkap Penyebab
Menurut Rohman, ikan yang mati terjadi secara mendadak. Karena dalam pengamatannya, aktivitas hewan air tersebut tampak tampak seperti biasa di hari sebelumnya.
"Ikan tidak ada yang aneh. Tapi pas di hari Kamis pagi (29/1) ada 14 ekor ikan yang sudah mati," ungkapnya.
Kondisi tersebut kemudian berlanjut di hari berikutnya. Rohman menyebutkan, total sekitar 50 ekor ikan dewa yang mati.
Untuk mengantisipasi kejadian berlanjut, pihaknya kini melakukan karantina terhadap sisa ikan yang masih hidup.
Berbagai upaya pencegahan dilakukan pihak pengelola terhadap ikan yang masih hidup, dengan menempatkan di kolam khusus.
BACA JUGA:DPRD Kuningan Bongkar PR Besar RKPD 2027: Dari Bendungan Mangkrak hingga Ancaman Fiskal
"Kita melakukan treatmen dengan penggaraman dan herbal. Mudah-mudahan bisa mengembalikan kondisi habitatnya," sebut Rohman.
Untuk jumlah populasi ikan dewa secara keseluruhan, Rohman menyebutkan ada sekitar 1.000 ekor dalam kolam berukuran 500 meter persegi itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

