Daya Motor

Metode Pengelolaan Sampah di Kuningan Hanya Dibakar?

Metode Pengelolaan Sampah di Kuningan Hanya Dibakar?

Bupati Kuningan merasa prihatin atas pengelolaan sampah di Desa Pangkalan yang dilakukan kurang maksimal.-Istimewa-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Sampah menjadi permasalahan di setiap wilayah. Di Kabupaten Kuningan, metode pengelolaan hanya dibakar di tempat pembuangan Sampah (TPS). Benarkah?

Kondisi tersebut terjadi salah satu tempat pembuangan sampah yang ada di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, menyaksikan sendiri sampah yang hanya dibakar tanpa ada pengelolaan sebelumnya.

Saat melakukan kunjungan ke wilayah Ciawigebang, Bupati Dian menilai pengelolaan sampah di kawasan tersebut belum optimal. 

Sampah di tempat pembuangan, hanya dibakar setelah dikumpulkan tanpa dilakukan penyortiran mana sampah organik dan non organik.

BACA JUGA:ADV Rider Bandung Gelar Buka Bersama Anak Yatim

BACA JUGA:Menjelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon Gelar Simulasi Darurat di Perlintasan Kereta

Dalam kunjungannya ke wilayah tersebut pada Rabu 4 Maret 2026 lalu, Bupati Dian menyatakan keprihatinannya mengenai metode pengelolaan sampah di sana.

Dian mengungkapkan, saat ini sampah di Desa Pangkalan masih dibakar setelah dikumpulkan dari masyarakat. 

"Cara pengelolaan sampah ini belum benar atau harus kita koreksi, harus kita perbaiki. Mungkin pengelolaan ini harus dipilah, jadi tidak bakar seperti ini," tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, Bupati Dian akan memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk meninjau lebih lanjut mengenai permasalahan ini. 

Diharapkan, pertemuan tersebut bisa menghasilkan solusi yang lebih baik dalam menangani isu sampah di tingkat desa.

BACA JUGA:Kapolri Apresiasi Kebijakan KDM: Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026: Angkot hingga Andong di Jalur Jabar Diliburkan, Pemprov Beri Uang Saku

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: