Daya Motor

Metode Pengelolaan Sampah di Kuningan Hanya Dibakar?

Metode Pengelolaan Sampah di Kuningan Hanya Dibakar?

Bupati Kuningan merasa prihatin atas pengelolaan sampah di Desa Pangkalan yang dilakukan kurang maksimal.-Istimewa-Radar Kuningan

"Nanti saya kontak Dinas LH untuk melakukan pendampingan. Bagaimana pengelolaan sampah itu supaya benar dan tentu efektif dan menghasilkan," tambahnya.

Lokasi TPS Sudah Strategis

Tempat pembuangan sampah yang jauh dari pemukiman, Bupati Dian menilai sudah lokasi TPS sudah strategis.

Ia menambahkan, lokasi TPS saat ini sudah bagus. Jauh dari pemukiman agar dampak yang tidak diinginkan terhadap kesehatan masyarakat bisa dihindari.

Meski jauh dari pemukiman namun masih bisa diakses. Warga yang hendak membuang sampah masih bisa menggunakan kendaraan bermotor menuju TPS.

"Saya lihat di Desa Pangkalan ini sesuatu yang menarik. Akses tempat sampah sudah memadai. Jadi sudah berlangsung bertahun tahun," tambahnya.

BACA JUGA:3.960 Warga Jabar di Timur Tengah Dipantau, Pemprov Buka Hotline Darurat

BACA JUGA:THR Belum Cair? Ini Cara Lapor ke Posko Resmi Pemprov Jabar 2026

Dari hasil pengamatan langsung, Bupati Dian memberikan catatan mengenai kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah yang masih minim.

Warga selama ini hanya mengumpulkan sampah menjadi satu, tanpa dipilah sebelumnya untuk memisahkan organik dan non-organik.

"Semua dicampur dan dibakar. Hal ini sangat disayangkan karena akan berdampak buruk bagi lingkungan," jelasnya.

Namun begitu, Bupati Dian tetap memberikan apresiasi atas kesadaran warga yang membuang sampah pada tempatnya.

"Masyarakat sudah mulai bagus ya, jadi membuang sampah pada tempatnya. Cuma nanti mungkin pengelolaannya harus dipilah, jadi tidak dibakar seperti ini," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: