Banjir Terjang Kalikoa hingga Kedawung Cirebon, Permukiman Warga Tergenang
Banjir melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jumat 6 Februari 2026.-WAG Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon.-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Cirebon dan sekitarnya pada Jumat 6 Februari 2026 kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Kawasan perbatasan antara Kota dan Kabupaten Cirebon menjadi wilayah yang terdampak cukup parah akibat tingginya intensitas hujan dalam waktu singkat.
Berdasarkan pantauan radarcirebon.com, banjir menerjang kawasan Kalikoa, tepatnya di belakang Stadion Bima, Kota Cirebon.
BACA JUGA:Cirebon Kebanjiran Lagi! Jalan Pemuda, Cipto, hingga Tuparev Tergenang, Lalu Lintas Lumpuh
BACA JUGA:Banjir Kembali Rendam Cirebon Jumat Sore, Lalu Lintas By Pass hingga Kedawung Tersendat
Genangan air terlihat cukup tinggi, mencapai sekitar 50 sentimeter, dan menghambat aktivitas warga di sekitar lokasi tersebut.
Tak hanya di wilayah perkotaan, banjir juga melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.
Air dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa sudah menggenangi rumah-rumah warga, memaksa sebagian masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani. Genangan air dilaporkan telah masuk ke dalam area pemukiman penduduk. Warga setempat terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak terendam air.
BACA JUGA:Banjir Terjang Desa Dawuan Cirebon, Air Capai 80 Sentimeter
Sementara itu, banjir turut merendam wilayah Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Di kawasan Perumahan Puri Indah, ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa. Genangan tersebut membuat akses keluar masuk perumahan terganggu.
Salah seorang warga setempat, Erfan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut banjir sudah mulai menggenangi kawasan perumahan sejak hujan deras turun.
“Perumahan Puri Indah Banjarwangunan udah selutut,” singkat Erfan saat dikonfirmasi.
Warga menilai banjir kali ini terjadi cukup cepat setelah hujan deras mengguyur wilayah Cirebon.
Saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air diduga menjadi salah satu penyebab utama genangan sulit surut.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Luapan Sungai Singaraja, Japura Kidul dan Japura Lor Terendam Banjir
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun adanya warga yang harus dievakuasi.
Namun, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Pengguna jalan dan warga yang tinggal di wilayah rawan banjir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi dari pihak terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

