Kinerja BSI 2025 Moncer, Pembiayaan Tumbuh Dua Digit dan Laba Tembus Rp7,5 Triliun
Kinerja BSI 2025 melesat dengan pembiayaan tumbuh dua digit, DPK naik 16 persen, dan laba bersih mencapai Rp7,57 triliun didukung bank emas.-Ist-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatatkan performa impresif sepanjang tahun 2025.
Di tengah kondisi ekonomi makro yang relatif stabil dan dukungan kebijakan pemerintah, bank syariah terbesar di Indonesia ini berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang solid, bahkan melampaui rata-rata industri perbankan nasional.
Salah satu pendorong utama kinerja BSI adalah peran strategis perseroan sebagai bullion bank atau bank emas, yang diperoleh melalui izin khusus dari pemerintah.
Status ini menjadi keunggulan kompetitif yang memperkuat ekosistem keuangan syariah BSI sekaligus membuka sumber pertumbuhan baru di luar bisnis perbankan konvensional.
BACA JUGA:BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Cegah Kecurangan JKN 2026 di Cirebon
BACA JUGA:Nasabah BPR Bank Cirebon Sempat Panik, Lega Setelah Dapat Penjelasan LPS
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, dalam pemaparan kinerja perusahaan tahun 2025 menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun. Angka ini tumbuh 14,49 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Mayoritas pembiayaan tersebut disalurkan ke segmen yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat luas.
Segmen pro-rakyat seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mikro, konsumer, serta komersial di sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama.
Selain itu, pembiayaan juga mengalir ke aparatur sipil negara (ASN) dan badan usaha milik negara (BUMN).
BACA JUGA:Begini Cara Pencairan Dana Nasabah BPR Bank Cirebon, LPS Jamin Keamanan
BACA JUGA:Bupati Indramayu Ingatkan PMI Waspada Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, Ini Pesan Pentingnya
Total outstanding pembiayaan untuk segmen-segmen tersebut mencapai Rp285,70 triliun atau sekitar 90 persen dari total pembiayaan BSI.
Menurut Anggoro, strategi ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

