Impor Turun, Ekspor Naik! Neraca Perdagangan Jabar Surplus USD 2,12 Miliar
Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Senin 2 Maret 2026.-BPS Jabar-
BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat mengawali tahun 2026 dengan catatan positif.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merilis nilai ekspor Jabar pada Januari 2026 mencapai USD 3,14 miliar.
Angka tersebut naik 3,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati, menyampaikan bahwa struktur ekspor masih didominasi sektor industri pengolahan. Kontribusinya mencapai 98,77 persen dari total ekspor.
BACA JUGA:Panen Raya di Lapas Cirebon, Dandim 0614 Dampingi Menteri Imipas Lepas Ekspor Cocoshade
“Sektor migas menyumbang 0,43 persen, pertanian 0,79 persen, dan tambang 0,01 persen,” ujar Margaretha dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Senin 2 Maret 2026.
Tiga golongan barang tercatat menjadi penyumbang ekspor terbesar Jawa Barat pada Januari 2026.
Pertama, kendaraan dan bagiannya. Kedua, mesin dan perlengkapan elektrik. Ketiga, mesin dan peralatan mekanis.
Dominasi komoditas manufaktur ini menunjukkan daya saing industri Jawa Barat masih kuat di pasar global, terutama untuk produk otomotif dan elektronik.
Dari sisi negara tujuan, Amerika Serikat (AS) menjadi pasar utama dengan nilai ekspor mencapai USD 527,75 juta. Angka ini naik USD 28,22 juta dibanding Januari 2025.
Selain itu, ekspor ke Filipina tercatat USD 261,28 juta atau meningkat USD 1,14 juta dibanding tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Musda HIMKI Kini Digelar 3 Tahun Sekali, Ekspor Bahan Baku Tidak Lagi Relevan
Di sisi lain, nilai impor Jabar pada Januari 2026 mencapai USD 1,02 miliar. Angka ini turun 5,51 persen dibandingkan Januari 2025 dan turun 5,76 persen dibanding Desember 2025.
Berdasarkan negara asal, Tiongkok masih menjadi pemasok terbesar dengan nilai impor USD 393,16 juta. Disusul Korea Selatan USD 107,67 juta dan Jepang USD 100,22 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

