Daya Motor

Mudik Lebaran 2026 Lebih Murah! Tiket Kereta Diskon 30 Persen, Ini Jadwal dan Cara Pesannya

Mudik Lebaran 2026 Lebih Murah! Tiket Kereta Diskon 30 Persen, Ini Jadwal dan Cara Pesannya

Diskon tiket kereta api sebesar 30 persen resmi berlaku Lebaran 2026.-Humas PT KAI Daop 3 Cirebon -

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pemerintah kembali menggulirkan stimulus ekonomi melalui sektor transportasi publik menjelang Idul Fitri 2026. 

Salah satu kebijakan yang paling dinanti masyarakat adalah diskon tarif angkutan umum sebesar 30 persen, termasuk untuk moda kereta api jarak jauh.

Langkah ini menjadi strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I-2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan diskon tarif transportasi ini bukan sekadar untuk mengurai kepadatan arus mudik, tetapi juga untuk mendorong perputaran ekonomi nasional.

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Cirebon Kota Sisir Jalur Pantura dan Tandai Jalan Berlubang

“Stimulus ini bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong sektor pariwisata, serta menjaga daya beli,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya.

Berdasarkan evaluasi pemerintah, tren mobilitas masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan. 

Pada periode Lebaran 2025, jumlah pergerakan masyarakat mencapai 154,62 juta orang. Sementara saat Natal dan Tahun Baru tercatat 110,43 juta orang.

Secara tahunan, mobilitas tumbuh sekitar 5,11 persen. Melihat tren tersebut, pemerintah kembali mengalokasikan anggaran stimulus transportasi pada 2026 sebesar Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN.

Kebijakan diskon 30 persen untuk kereta api berlaku pada periode 14–29 Maret 2026, atau bertepatan dengan masa Angkutan Lebaran.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon langsung melakukan berbagai persiapan.

Total sebanyak 79.040 tempat duduk disiapkan selama masa Angkutan Lebaran 2026. 

BACA JUGA:Inspeksi KAIS Jalur Utara di Daop 3 Cirebon, Perkuat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Dari jumlah tersebut, terdapat tambahan sekitar 8.960 kursi dari kereta api tambahan yang dioperasikan khusus untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

Tiket dengan program diskon mulai dipasarkan secara bertahap melalui kanal resmi penjualan sejak 10 Februari 2026.

Sementara tiket kereta tambahan sudah dapat dipesan mulai 11 Februari 2026 pukul 00.01 WIB melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.

Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh yang melintasi dan berangkat dari stasiun utama wilayah Daop 3 Cirebon seperti Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis hingga Brebes diprediksi mengalami peningkatan okupansi signifikan.

Hingga 12 Februari 2026, Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 24.568 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran.

Artinya, minat masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api sudah mulai terlihat sejak jauh hari. 

Saat ini masih tersedia 45.511 tempat duduk reguler, serta 38.975 kursi yang termasuk dalam program stimulus pemerintah.

BACA JUGA:Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 3 Cirebon Baru Terjual 11 Persen

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, memastikan pihaknya siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan menjaga kesiapan sarana dan prasarana.

“Kami memastikan seluruh aspek operasional siap, mulai dari pemeriksaan sarana dan prasarana, peningkatan pengamanan di stasiun dan jalur, hingga optimalisasi pelayanan pelanggan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan mudik dan memesan tiket melalui kanal resmi untuk menghindari kehabisan kursi.

“Kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket sesuai kebutuhan."

"Dengan perencanaan yang baik, mudik dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman,” tutup Muhibbuddin.

Dengan adanya diskon 30 persen ini, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi yang terjangkau, dan roda ekonomi nasional tetap berputar di tengah meningkatnya mobilitas. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait