Daya Motor

Lewat Skema KPBU, Pemkot Cirebon Siap Terangi Kota Tanpa Bebani APBD

Lewat Skema KPBU, Pemkot Cirebon Siap Terangi Kota Tanpa Bebani APBD

Walikota Cirebon, Effendi Edo hadiri Capacity Building KPBU untuk penyediaan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang digelar di Aula Bappelitbangda Kota Cirebon, Kamis 19 Februari 2026.-Prokompim Kota Cirebon-

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) bukan sekadar alternatif pembiayaan, melainkan instrumen vital untuk mempercepat pembangunan daerah.

Melalui KPBU, risiko proyek dapat dibagi secara proporsional antara pemerintah dan swasta, sekaligus meningkatkan efisiensi pembiayaan dan kualitas layanan publik.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Capacity Building KPBU untuk penyediaan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang digelar di Aula Bappelitbangda Kota Cirebon, Kamis 19 Februari 2026.

BACA JUGA:Jalan Kota Cirebon Bakal Terang Benderang? Ini Strategi KPBU yang Dipelajari dari Madiun

Forum ini menjadi langkah konkret Pemkot Cirebon dalam memetakan peluang kolaborasi investasi guna menghadirkan penerangan jalan umum (PJU) yang lebih luas tanpa membebani APBD secara langsung.

Walikota Cirebon, Effendi Edo menegaskan, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan stagnasi pembangunan. Ia meminta seluruh jajaran serius dan memiliki target jelas dalam mengimplementasikan skema KPBU.

“Sistem KPBU ini harus segera kita wujudkan. Kita tidak boleh setengah-setengah. Dengan skema ini, volume PJU yang bisa kita pasang akan jauh lebih banyak dibandingkan hanya mengandalkan anggaran rutin,” tegasnya.

Menurut Effendi Edo, langkah strategis ini juga diperkuat dengan studi banding ke daerah yang telah sukses menerapkan KPBU, salah satunya Kabupaten Madiun.

Pengalaman daerah lain menjadi referensi penting agar proyek di Kota Cirebon berjalan efektif, terukur, dan minim risiko.

Walikota menekankan bahwa keberhasilan KPBU sangat ditentukan oleh sinergi antara eksekutif dan legislatif.

BACA JUGA:Sunanto Janji Jalan Rusak di Kabupaten Cirebon Bakal Jadi Mulus, IJD 2026 dan KPBU Jadi Andalan

Dukungan kebijakan dan pengawasan konstruktif dari DPRD menjadi fondasi penting agar proyek berjalan lancar.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan dokumen dan regulasi agar proyek yang ditawarkan kepada mitra badan usaha benar-benar credible, feasible, dan bankable.

“Kalau kita ingin menarik investor yang kredibel, maka proyek yang kita tawarkan juga harus layak secara teknis dan finansial. Dokumen serta regulasinya harus siap dan pasti,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait