Daya Motor

Setelah Menunggu 2 Tahun, Desa Penyangga Akhirnya Bertemu Pengelola Waduk Darma

Setelah Menunggu 2 Tahun, Desa Penyangga Akhirnya Bertemu Pengelola Waduk Darma

FOTO DOKUMEN. Delapan desa penyangga Waduk Darma menuntut untuk terlibat dalam usaha kepada pihak pengelola.-Dok-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Sebanyak 9 desa yang menjadi penyangga Waduk Darma, akhirnya bertemu dengan pihak pengelola yakni PT Jaswita.

Pasca dilakukan revitalisasi dua tahun lalu, PT Jaswita yang merupakan Perusahaan Daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), ditunjuk menjadi pengelola Waduk Darma.

Dalam perjalanannya, terjadi dinamika terhadap objek wisata yang ada di Kabupaten Kuningan ini.

Dimulai dengan demontrasi para sub kontraktor yang mengklaim belum dibayar, hingga tuntutan desa penyangga yang mengaku hanya menjadi 'penonton' di tanahnya sendiri.

Sebanyak delapan desa penyangga Waduk Darma diluar Desa Jagara, mengaku tidak mendapatkan apa yang sudah dijanjikan pihak pengelola sebelum upaya revitalisasi dilakukan.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Sediakan 74 Bus Mudik Gratis, Ini Cara Daftarnya

BACA JUGA:Layanan Hukum Gratis di Jabar: 80 Persen Kasus Selesai, Agraria Paling Dominan

Kedelapan desa penyangga Waduk Darma yang dimaksud diantaranya, Desa Parung, Desa Darma, Desa Cipasung, Desa Kawahmanuk, Desa Cikupa, Desa Paninggaran, Desa Sakerta Timur dan Desa Sakerta Barat.

Dengan begitu, delapan desa penyangga merasa tidak mendapat keadilan dengan hadirnya Waduk Darma yang sudah berubah penampilan menjadi lebih baik.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Cikupa, Meli Pemilia SS, pihaknya mengaku selama 2 tahun tidak mendapat kepastian jawaban dari pihak pengelola atas janji yang pernah diucapkan.

Untuk itu, dirinya bersama puluhan warga Desa Cikupa, melakukan aksi demo di area Waduk Darma untuk menagih janji tersebut, Rabu 18 Februari 2026 kemarin.

"Saya bersama masyarakat (Desa Cikupa) akan tetap komitmen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Dan tentunya saya tidak akan diam sampai di sini, karena perjuangan ini harus tuntas," ungkap Meli di sela demo.

BACA JUGA:Hari Jadi ke-213 Garut, Dedi Mulyadi Soroti Potensi Wisata dan Revisi Tata Ruang

BACA JUGA:7 Makanan Sahur Bikin Kenyang Lebih Lama, Tahan Lapar dan Haus Seharian Saat Puasa

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: