Daya Motor

Dirjen GTKPG Dorong Seleksi CPNS untuk Guru, Bukan PPPK: Simak Alasan dan Data Terbaru Honorer

Dirjen GTKPG Dorong Seleksi CPNS untuk Guru, Bukan PPPK: Simak Alasan dan Data Terbaru Honorer

Aksi guru honorer di Kabupaten Indramayu.-Dok. Radarcirebon.com -

RADARCIREBON.COM – Pemerintah mengakui adanya perbedaan tingkat kesejahteraan antara guru berstatus PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Sorotan ini kembali mengemuka setelah Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Nunuk Suryani, mendorong agar kebutuhan guru ke depan lebih difokuskan melalui jalur seleksi CPNS, bukan PPPK.

Menurut Prof Nunuk, setiap tahun terdapat sekitar 60 ribu hingga 70 ribu guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun. Angka tersebut menciptakan kekosongan besar di berbagai daerah.

Karena itu, ia menilai kebutuhan tersebut idealnya diisi kembali oleh guru ASN melalui rekrutmen CPNS agar kesinambungan karier dan kesejahteraan lebih terjamin.

BACA JUGA:Update Terbaru! Tersisa 237 Ribu Guru Honorer, Pemerintah Siapkan Skema Penuntasan

BACA JUGA:Manfaat Air Jahe Campur Jeruk Nipis: Detoks Alami, Tambah Energi, hingga Redakan Nyeri Haid

“Kalau ingin guru lebih sejahtera dan memiliki kepastian karier, maka seleksi yang dibuka adalah CPNS, bukan PPPK,” tegasnya dilansir dari JPNN.com, Minggu (22/2/2026).

Kesejahteraan Guru Jadi Sorotan

Pernyataan ini tak lepas dari kritik publik terkait kesejahteraan guru honorer yang masih jauh dari layak di sejumlah daerah. 

Tak sedikit tenaga pendidik non-ASN menerima honor minim, bahkan di bawah standar kebutuhan hidup. Berbagai forum guru honorer dan PPPK pun telah menyuarakan persoalan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:Doa Ramadhan Hari ke-5 Lengkap Arab dan Latin, Amalkan di Waktu Mustajab Ini!

BACA JUGA:7 Manfaat Teh Campur Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Nomor 2 Bikin Berat Badan Turun!

Meski pemerintah menargetkan penataan tenaga non-ASN rampung pada akhir 2025, faktanya masih ada ratusan ribu guru honorer yang belum terselesaikan statusnya. 

Berdasarkan data per 30 Desember 2025, jumlah guru honorer yang tersisa mencapai 237.196 orang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait