Daya Motor

KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Kuota Lebih dari 1 Juta Mahasiswa

KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Kuota Lebih dari 1 Juta Mahasiswa

Anggaran KIP Kuliah 2026 ditambah oleh pemerintah.-Tangkapan layar-kemdikbud.go.id

JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menepis isu pemangkasan anggaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ia memastikan, kabar tersebut tidak benar dan mahasiswa diminta tetap tenang.

Menurut Brian, anggaran KIP Kuliah justru terus meningkat dari tahun ke tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

BACA JUGA:Sinergi Kemensos dan Kemendiktisaintek: 15 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Dapat Pendampingan Kampus

Data dari Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menunjukkan tren kenaikan signifikan sejak 2020, baik dari sisi anggaran maupun jumlah penerima manfaat.

Pada 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Angka itu melonjak hingga Rp14,9 triliun pada 2025 dengan jumlah penerima mencapai 1.044.921 mahasiswa berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Sementara untuk Tahun Anggaran 2026, alokasi dana kembali meningkat menjadi Rp15.323.650.458.000 dengan sasaran 1.047.221 mahasiswa penerima.

Kemdiktisaintek terus mengawal program KIP Kuliah agar anggarannya tidak berkurang dan program dapat terlaksana lebih baik lagi,” ujar Brian, Senin 23 Februari 2026.

Brian menegaskan, KIP Kuliah merupakan instrumen strategis dalam pemerataan kesempatan pendidikan tinggi di Indonesia.

Program ini menjadi “Jembatan Harapan” bagi siswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan studi hingga lulus perguruan tinggi.

Ia juga menekankan bahwa bantuan biaya hidup dalam KIP Kuliah adalah hak penuh mahasiswa penerima.

Perguruan tinggi maupun pihak lain dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apa pun terhadap penerima bantuan tersebut.

Pemerintah ingin memastikan bahwa mahasiswa bisa fokus belajar dan mengembangkan diri tanpa dibayangi beban finansial.

BACA JUGA:100 Siswa Terpilih Dapat Program KIPDA dari Pemkot Cirebon

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase