Daya Motor

Rumah Nyaris Roboh, Hidup Nenek 67 Tahun di Cirebon Penuh Kecemasan

Rumah Nyaris Roboh, Hidup Nenek 67 Tahun di Cirebon Penuh Kecemasan

Kisah pilu lansia 67 tahun di Cirebon tinggal di rumah nyaris roboh. Lima tahun dihantui ketakutan, bantuan Rutilahu belum terealisasi.-Dedi Hariyadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Di sudut Gang Pulo Kaca, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, tersimpan kisah pilu seorang lansia yang bertahan di rumah yang kondisinya memprihatinkan.

Sri Puspitasari (67) harus menjalani hari tua dalam bangunan tua yang nyaris roboh, bersama sang suami, Hadiyanto (53).

Rumah tersebut merupakan peninggalan orang tuanya dan terakhir kali diperbaiki pada 1974. Kini, kondisinya jauh dari kata layak. 

Dinding terlihat retak dan rapuh, kayu penyangga lapuk dimakan usia, serta atap berlubang di berbagai sisi. Hampir setiap hari, genting berjatuhan dari atas rumah.

BACA JUGA:Tempat War Takjil di Cirebon Diserbu Warga! Jalan Siliwangi–M Toha Jadi Surga Kuliner Ramadan

Jika hujan turun, air langsung mengalir deras ke dalam ruangan. Terpal biru yang terpasang seadanya menjadi satu-satunya pelindung dari guyuran air dan terpaan angin. Situasi ini membuat Sri hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

“Setiap malam sering terdengar suara dari atap. Besoknya pasti ada genting yang jatuh. Rasanya takut sekali saat tidur,” ujarnya saat ditemui, Selasa (24/2/2026).

Lima Tahun Dihantui Rasa Waswas

Sri mengaku sudah sekitar lima tahun terakhir tidak pernah menikmati tidur yang benar-benar nyenyak. 

BACA JUGA:Jadwal Tukar Uang Baru 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftar PINTAR BI dan Batas Maksimalnya

BACA JUGA:Ramadan 2026: Harga Daging Melonjak, Permintaan Ikan Lele dan Nila di Majalengka Naik Dua Kali Lipat

Rasa cemas terus membayangi, khawatir atap rumah runtuh sewaktu-waktu dan menimpa dirinya maupun sang suami.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait