Daya Motor

Jamaah Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah Senang Banyak Ilmu Didapat

Jamaah Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah Senang Banyak Ilmu Didapat

Jamaah Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah Senang Banyak Ilmu Didapat-APRIDISTA SITI RAMDHANI-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Tak sekadar mendengar ceramah, program Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah memiliki lebih banyak kegiatan, salah satunya belajar membaca Al-Qur'an dengan Irama Nahawand.

Inilah salah satu yang membuat Harti, salah satu jamaah dari Dharma Wanita PDAM Kota Cirebon semangat mengikuti program Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah.

Harti menuturkan sejak program ini diinformasikan melalui whatsapp group, ia sangat semangat untuk ikut serta.

Sejak hari pertama ia ikut serta. Menurutnya program Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah memiliki banyak pembelajaran bermanfaat di dalamnya.

BACA JUGA:Klausul Platform Digital dalam Perjanjian RI–AS Jadi Sorotan, Ini Respons SMSI

"Kalau biasanya pengajian yang saya ikuti hanya mendengarkan ceramah, di sini saya bisa sekaligus belajar membaca Alquran dengan irama, tadarus bersama juga," ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini juga bisa menjadi kegiatan rutin ke depannya. Pasalnya kegiatan ini memiliki banyak manfaat, terutama memberikan banyak ilmu baru dalam setiap sesinya.

"Sangat bermnfaat, saya dapat banyak ilmu baru, setiap harinya materi Fiqih wanita yang disampaikan juga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari," ungapnya.

Sementara itu, di hari ketiga pelaksanaan program Ramadan bersama DWP Kota Cirebon - Mar'atus Sholihah, Dr.H.May Dedu.,Lc.,S.H.,M.E.Sy turut membahas makna dari surah Al-Alaq dan menjelaskan mengenai isthadoh. Istihadoh adalah darah yang keluar dari wanita di luar masa haid.

BACA JUGA:Erick Thohir Luncurkan Jagoan Kemenpora 2026, Atlet Bakal Dapat Dana Pensiun

Islam sangat memperhatikan antara urusan kesucian wanita dengan ibadah dan muamalah.

Kesucian itu terutama yang berhubungan dengan darah wanita. Ada beberapa jenis darah yang keluar dari wanita yakni darah haid,
darah nifas, darah istihadoh,  darah hamil (sebagian wanita), dan darah fasid atau darah karena infeksi atau luka.

"Ada beberapa cara membedakan darah haid dan darah istihadoh, mulai dari melihat silus haid, hingga membedakan warna darah," tuturnya.

Jika seorang wanita siklus haid teratur dan tetap maka di luar haid itu istihadoh. Darah haid itu cenderung memiliki karakter sendiri dengan tekstur yang berbeda,
seperti merah pekat, coklat dan berbau khas darah haid.

BACA JUGA:Warga Losari Cemas! Bendungan Karet Sobek, Sawah dan Air PDAM Terancam Asin

Sementara darah istihadoh itu wujudnya seperti darah segar biasa. Jika seorang wanita tidak bisa membedakan antara darah haid dan darah istihadoh, maka cara menentukan darah istihadoh yaitu dengan mengikuti kebiasaan umum mayoritas, serta ikut standar pada umumnya wanita di negara tersebut. "Misalnya angka umum haid wanita di Indonesia selama 7 hari, maka darah di hari ke 8 dianggap sebagai darah istihadoh," ungkapnya.

Wanita yang istihadoh dihukumi seperti wanita suci pada umumnya, maka dia tetap memiliki kewajiban untuk menjalankan puasa wajib.

Wanita yang mengalami istihadoh juga dapat menunaikan sholat seperti pada umumnya, yang berbeda ia harus membersihkan terlebih dahulu darah tersebut dan menyumbat bagian yang keluar darah kemudian langsung menunaikan sholat.

Setelah membersihkan bagian yang keluar darahnya dan berwudhu, ia bisa menunaikan sholat di akhir waktu yang sekiranya waktu sholat selesai, lalu langsung masuk waktu sholat berikutnya. "Sholat pertama di akhir waktu dan sholat berikutnya di awal waktu," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait