Jalan Kanci–Sindanglaut Rusak Parah dan Banjir, Warga Tanam Pisang di Tengah Jalan
Warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon menanam pisang di jalan berlubang, Sabtu 28 Februari 2026.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Ruas Jalan Kanci–Sindanglaut yang melintasi Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kembali menuai sorotan.
Warga setempat nekat menanam pohon pisang di tengah badan jalan yang rusak parah sebagai simbol protes terhadap pemerintah daerah.
Aksi tersebut dilakukan karena kondisi jalan dinilai semakin membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
BACA JUGA:Jalan Rusak Kanci–Sindanglaut Depan SMAN 1 Astanajapura, Warga Minta Segera Diperbaiki
BACA JUGA:Dibersihkan! Sampah Liar di Jalan Kanci Cirebon Jadi Sorotan, Plt Camat Ingatkan Sanksi Tegas
Lubang dengan kedalaman bervariasi tersebar di sepanjang ruas jalan. Saat musim hujan, genangan air menutupi lubang sehingga sulit terlihat oleh pengendara yang melintas.
Tak sedikit kendaraan terperosok. Bahkan, kecelakaan lalu lintas disebut kerap terjadi akibat pengendara tidak menyadari adanya lubang di balik genangan air.
Tak hanya rusak, jalan yang menjadi akses utama warga di wilayah timur Kabupaten Cirebon ini juga kerap terendam banjir.
Luapan air dari saluran irigasi di sisi jalan meluber ke badan jalan. Kondisi diperparah dengan keberadaan bangunan liar di bantaran bahkan di atas saluran irigasi yang menghambat aliran air.
Akibatnya, ketika hujan deras turun, air dengan cepat menggenangi jalan dan memperparah kerusakan yang sudah ada.
Salah seorang warga, Rizki Pratama, yang menjadi inisiator aksi tanam pohon pisang, mengaku selalu was-was setiap kali melintasi jalan tersebut, terutama saat hujan.
BACA JUGA:Reses Cakra Suseno di Astanajapura, Warga Soroti Irigasi, Jalan Rusak hingga BPJS PBI Nonaktif
“Kalau hujan, lubang-lubangnya tidak kelihatan sama sekali. Kondisi ini sangat berbahaya."
"Sudah sering terdengar ada pengendara motor yang jatuh. Ini bentuk akumulasi kekecewaan kami karena perbaikan tak kunjung dilakukan,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

