Mudik Lebaran 2026: Polresta Cirebon Kerahkan 1.200 Personel dan Dirikan 11 Pos Pengamanan
Polresta Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di lapangan Ranggajati, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/3/2026).-Dedi Haryadi-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel yang berlangsung di Lapangan Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis pagi (12/3/2026), dipimpin langsung Bupati Cirebon H Imron.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama serta Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
BACA JUGA:Kamera Dewa Vivo X300 Ultra, Bagaimana Spesifikasi Lengkapnya?
BACA JUGA:FIFA Lobi Iran Agar Tak Mundur dari Piala Dunia 2026, Gianni Infantino Turun Tangan
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Setelah itu, dilakukan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Penyematan pita tersebut menjadi simbol dimulainya Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Kabupaten Cirebon.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cirebon H Imron membacakan amanat Kapolri.
BACA JUGA:Renovasi Gedung Setda Cirebon Terganjal Putusan Hakim, Walikota Buka Suara
BACA JUGA:Sidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Berlanjut, Jaksa Tolak Eksepsi Terdakwa
Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta penguatan sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Menurutnya, Operasi Ketupat 2026 akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

