KAI Daop 3 Cirebon Petakan 9 Titik Rawan Banjir Jelang Mudik Lebaran 2026
Suasana stasiun kereta api saat arus mudik 2026.-Humas PT KAI Daop 3 Cirebon -
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Memasuki masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 3 Cirebon meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat faktor alam.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta selama periode mudik dan arus balik Lebaran tetap aman dan lancar bagi para penumpang.
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah labil yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.
BACA JUGA:Hingga Petang Ini, Arus One Way Tol Cipali Meningkat, 56 Ribu Kendaraan Melintas dari GT Cikopo
“Di wilayah jalur kereta api Daop 3 Cirebon terdapat 9 titik daerah pemantauan khusus yang memiliki potensi banjir dan kontur tanah labil."
"Hingga saat ini kami terus melakukan pemantauan secara intensif di titik-titik tersebut,” ujar Muhibbuddin.
Dari sembilan titik yang dipetakan, lima lokasi di antaranya merupakan daerah rawan banjir, sementara empat titik lainnya berada di kawasan dengan kontur tanah labil.
Sementara itu, masa Angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Untuk mengantisipasi gangguan perjalanan, KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan berbagai upaya peningkatan kondisi prasarana jalur rel.
BACA JUGA:Cegah KKN Program MBG, BGN Kerja Sama dengan Kejagung Awasi Anggaran
Pemantauan dilakukan secara berkala, terutama saat dan setelah hujan turun. Petugas di lapangan memeriksa kondisi pangkal, rasuk, serta pilar jembatan, termasuk bangunan hidrolika dan geometri jalur rel.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi jalur tetap aman dilalui kereta api.
Berdasarkan hasil pemetaan, berikut lima lokasi yang berpotensi terdampak banjir:
- KM 187+600 hingga 187+800 antara Stasiun Tanjung – Losari
- KM 220+700 hingga KM 220+800 antara Stasiun Cirebon Prujakan – Waruduwur
- KM 161+600 hingga KM 161+700 antara Stasiun Brebes – Tanjung
- KM 243+200 hingga KM 243+600 antara Stasiun Sindanglaut – Ciledug
- KM 252+500 hingga KM 252+800 antara Stasiun Ciledug – Ketanggungan
Sedangkan empat titik dengan kontur tanah labil berada di:
- KM 148+500 – 153+900 jalur hulu antara Stasiun Cilegeh – Kadokangabus
- KM 175+000 – 175+300 jalur hulu antara Stasiun Telagasari – Jatibarang
- KM 147+800 – 152+500 jalur hilir antara Stasiun Kadokangabus – Cilegeh
- KM 175+100 – 175+600 jalur hilir antara Stasiun Telagasari – Jatibarang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

