Daya Motor

Lepas Mudik 1.431 Pekerja Panasonic, Menaker: Perusahaan Harus Memanusiakan Pekerja

Lepas Mudik 1.431 Pekerja Panasonic, Menaker: Perusahaan Harus Memanusiakan Pekerja

Lepas Mudik 1.431 Pekerja Panasonic, Menaker: Perusahaan Harus Memanusiakan Pekerja-Humas Kemnaker-Radar Cirebon

JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Bagi banyak pekerja, mudik bukan sekadar perjalanan pulang. Ada rindu yang ditunggu, ada keluarga yang ingin ditemui, dan ada ketenangan yang ingin dibawa setelah setahun bekerja.

Oleh karena itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan perusahaan harus memandang mudik pekerja sebagai bagian dari cara memanusiakan pekerja, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Pesan
itu disampaikan Yassierli saat melepas kepergian 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indo nesia, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2026). Sebanyak 25 armada bus disiapkan untuk mengantar para pekerja pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.
Di
hadapan pekerja dan manajemen perusahaan, Yassierli mengatakan inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa hubungan industrial yang sehat tidak hanya dibangun melalui aturan dan kewajiban formal, tetapi juga melalui kepedulian yang nyata terhadap kebutuhan pekerja.

BACA JUGA: Rencana Kirim 8.000 TNI ke Gaza Ditunda, Prabowo Beberkan Alasannya
‎ ‎“
Mudik pekerja adalah wujud nyata perhatian manajemen terhadap kesejahteraan mereka. Kita ingin praktik ini menjadi role model bagi perusahaan lain di Indonesia. Sinergi yang baik antara pengusaha dan pekerja adalah kunci menjaga mengusung usaha dan meningkatkan produktivitas,” ujar Yassierli.
Ia
menilai, perhatian terhadap pekerja menjelang hari raya memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menyediakan fasilitas transportasi. Bagi pekerja, mudik adalah momen penting untuk kembali ke keluarga dengan rasa aman dan dihargai.

Bagi perusahaan, la ngkah seperti ini menjadi cara konkret merawat kepercayaan dan memperkuat hubungan dengan pekerja.
Menurut
Yassierli, perusahaan yang ingin tumbuh berkelanjutan tidak bisa hanya memandang pekerja sebagai bagian dari proses produksi. Di balik target dan angka bisnis, ada manusia yang bekerja untuk menghidupi keluarga dan ingin merayakan hari raya dengan layak.

BACA JUGA: Sehari Jelang Lebaran, KAI Daop 3 Catat 9.439 Penumpang Kereta Tiba di Cirebon
‎ ‎Menaker
juga mengapresiasi pengurus Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL–KSARBUMUSI yang telah memfasilitasi para anggotanya. Ia menekankan bahwa kolaborasi aktif antara serikat pekerja dan perusahaan merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan industrial yang lebih harmonis dan transformatif.
Dalam
kesempatan yang sama, Yassierli ikut menyampaikan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online dan kurir online menjelang Idulfitri 2026. Ia mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah melakukan dialog intensif sebanyak 11 kali dengan pihak aplikator.
Dari
dialog tersebut, disepakati bahwa Bonus Hari Raya (BHR) tahun ini cair sebesar dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Yassierli, langkah itu merupakan bagian dari upaya pemerintah agar para pekerja di sektor ekonomi digital juga merasakan dukungan yang lebih layak saat hari raya.
"
Ini adalah pencapaian baru di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Meskipun statusnya kemitraan, kami ingin membangun semangat kekeluargaan. Yang namanya mitra harus sama-sama sukses dan sejahtera," tegas Menaker.

BACA JUGA: H-1 Lebaran, Penjualan Bunga Tabur di Makam Jabang Bayi Cirebon Melonjak Drastis
‎ ‎Sementara
itu, Komisaris Utama Panasonic Gobel, Rahmat Gobel, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap dunia industri. Ia menilai perhatian pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata pada keberlangsungan industri nasional sekaligus kesejahteraan pekerja.
"
Tentu saja tak lepas dari perhatian khusus Pak Menteri yang selalu hadir dalam kegiatan kami. Ini membuktikan bahwa pemerintah betul-betul memp erhatikan kegiatan industri di tanah air kita sendiri," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: