Daya Motor

Minat Umrah Tetap Tinggi di Tengah Konflik Timur Tengah

Minat Umrah Tetap Tinggi di Tengah Konflik Timur Tengah

Ilustrasi umrah. Foto: -Muhammad Khawar Nazir -pexels.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah belum menyurutkan minat masyarakat Kota Cirebon untuk menunaikan ibadah umrah.

Hal ini terlihat dari tren pendaftaran jemaah pada awal 2026 yang masih cukup tinggi.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), jumlah pendaftar pada Januari 2026 mencapai 295 orang, disusul Februari sebanyak 231 orang, dan hingga pertengahan Maret tercatat 39 orang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Cirebon, M Ikbal Sugiana, mengatakan antusiasme masyarakat masih cukup tinggi meski situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas.

BACA JUGA:6 Cafe 24 Jam di Cirebon, Ini Daftar Pilihan Nongkrong dan Nugas Tanpa Batas Waktu

“Kalau melihat data di Siskopatuh, pendaftar pada Januari 2026 mencapai 295 orang. Februari 231 orang, dan hingga pertengahan Maret sudah 39 orang,” ujarnya.

Meski demikian, ia menjelaskan data rinci terkait jadwal keberangkatan berada di masing-masing Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Terkait kondisi keamanan di Timur Tengah, Ikbal menyebut hingga saat ini belum ada larangan resmi penerbangan menuju Tanah Suci dari pemerintah pusat.

Kebijakan penerbangan, lanjutnya, merupakan kewenangan lintas sektoral yang melibatkan Kementerian Perhubungan dan otoritas terkait lainnya.

BACA JUGA:Jalan Tol di Kabupaten Kuningan Kapan Dibangun? Mandirancan Tembus Darma, Ini Bocoran Rutenya

“Sejauh ini kami baru menerima imbauan dari pusat untuk meningkatkan kewaspadaan. Namun, untuk larangan resmi penerbangan ke negara terdampak konflik, belum ada informasi lebih lanjut,” jelasnya.

Kemenhaj berharap ketegangan di Timur Tengah segera mereda sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah umrah maupun persiapan ibadah haji 2026.

“Ini adalah ibadah suci yang sangat dinantikan masyarakat. Kami berharap para jemaah tetap dapat berangkat dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: