Daya Motor

Oleh-Oleh Khas Indramayu Laris Manis Saat Arus Balik, Mangga Jadi Buruan Utama

Oleh-Oleh Khas Indramayu Laris Manis Saat Arus Balik, Mangga Jadi Buruan Utama

Para pemudik sedang membeli oleh-oleh khas Indramayu, Kamis (26/3/2026).-Anang Syahroni-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMArus balik Lebaran 2026 membawa dampak positif bagi para pelaku usaha oleh-oleh khas Indramayu. 

Lonjakan pemudik yang melintasi jalur Pantura menjadi berkah tersendiri, terutama bagi pedagang di kawasan By Pass Pilangsari, Kecamatan Jatibarang.

Sejak beberapa hari terakhir, deretan kios oleh-oleh di wilayah tersebut tampak dipadati pembeli. 

Para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sengaja berhenti untuk berburu buah tangan sebelum melanjutkan perjalanan ke kota tujuan.

BACA JUGA:Liburan di Cirebon Makin Seru, Pancuran Daris Jadi Destinasi Favorit Saat Lebaran

BACA JUGA:10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Cirebon, Spot Paling Lengkap dan Jajanan Paling Hits

Beragam produk ditawarkan di sentra oleh-oleh ini. Mulai dari olahan ikan, kerupuk khas, terasi udang, hingga buah segar seperti mangga Indramayu yang menjadi daya tarik utama.

Salah satu pemudik asal Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Maulana (43), mengaku hampir tidak pernah melewatkan kesempatan untuk singgah di kawasan tersebut setiap arus balik Lebaran.

Menurutnya, lokasi yang strategis di jalur utama Pantura menjadi alasan utama. Selain itu, pilihan oleh-oleh yang lengkap dengan harga terjangkau membuatnya selalu kembali.

“Setiap arus balik pasti mampir. Pilihannya banyak dan harganya ramah di kantong. Dengan Rp200 ribu sudah bisa beli banyak untuk dibagikan ke rekan kerja,” ujarnya.

BACA JUGA:Siap Jadi Pusat Baru, Kawasan Pendidikan di Indramayu Barat Dilirik Kampus Ternama

BACA JUGA:Update Arus Balik: One Way Lagi di Cipali Hari Ini, Petugas Mulai Sterilisasi Jalur Sejak Pagi

Maulana mengaku membeli berbagai produk seperti kerupuk udang, kerupuk kulit, hingga terasi sebagai oleh-oleh khas Indramayu yang akan dibagikan kepada keluarga dan teman.

Hal serupa juga diungkapkan Nurhayati (31), pemudik asal Kabupaten Kuningan. Ia sengaja berhenti untuk membeli oleh-oleh sebelum kembali ke Cikarang, tempatnya bekerja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: