Situ Cikolet Kuningan Diduga Tercemar Limbah Ayam, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Kulit Gatal
Situ Cikolet Kuningan diduga tercemar limbah ayam.-Agus Panther-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Kondisi Situ Cikolet di Dusun Manis RT 04/RW 01, Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, kini memprihatinkan.
Sumber air yang selama ini menjadi andalan warga untuk kebutuhan sehari-hari diduga tercemar limbah ayam, sehingga memicu keluhan bau tak sedap hingga gangguan kesehatan.
Warga setempat mengungkapkan, perubahan kondisi air terjadi secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.
Air yang dulunya jernih kini berubah menjadi keruh dan mengeluarkan aroma menyengat, terutama saat siang hari.
BACA JUGA:Prabowo Disambut Diaspora di Jepang, Momen Hangat hingga Selfie Jadi Sorotan
BACA JUGA:Deg-degan Dapat Tanda Tangan Prabowo, Cerita Haru Diaspora Indonesia di Jepang
Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak nyaman, bahkan khawatir untuk menggunakannya.
Keluhan tak hanya soal bau. Sejumlah warga mengaku mengalami gangguan kulit seperti gatal-gatal setelah menggunakan air dari situ tersebut.
Hal ini memicu kekhawatiran akan dampak kesehatan yang lebih serius jika pencemaran terus berlangsung tanpa penanganan.
“Dulu airnya bersih, bisa dipakai mandi, mencuci, bahkan untuk wudhu. Sekarang sudah tidak layak digunakan,” ujar salah satu warga.
BACA JUGA:Aksi Pencurian di Cirebon Terbongkar, 4 Pelaku Lintas Kota Ditangkap Polisi
BACA JUGA:DPRD Desak Pansus PDAM, Pelayanan Air Bersih di Indramayu Dinilai Bermasalah
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencemaran Situ Cikolet Kuningan ini diduga berasal dari aktivitas usaha pemotongan ayam milik warga sekitar.
Limbah hasil pemotongan, termasuk sisa-sisa organ dan bangkai ayam, disebut-sebut dibuang langsung ke area sekitar situ tanpa melalui pengolahan yang memadai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


