Daya Motor

Puncak Arus Balik 2026: Kuningan-Cirebon Macet, Waktu Tempuh 3 Jam

Puncak Arus Balik 2026: Kuningan-Cirebon Macet, Waktu Tempuh 3 Jam

Puluhan ribu kendaraan merayap di jalur Kuningan-Cirebon pada puncak arus balik, Selasa (24/3/2026).-Bubud Sihabudin-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Puncak arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan dampak signifikan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

Ribuan kendaraan memadati jalur utama menuju Cirebon, menyebabkan kemacetan panjang. Waktu tempuh Kuningan-Cirebon hingga tiga jam.

Pantauan di lapangan pada Selasa (24/3/2026) memperlihatkan antrean kendaraan mengular di sejumlah titik, terutama di jalur utara yang menjadi akses favorit pemudik. 

Laju kendaraan tampak tersendat sejak pagi hingga siang hari, dengan kondisi lalu lintas yang cenderung merayap.

BACA JUGA:Update Data Korban Meninggal dan Kronologi Kecelakaan Maut di Cingambul Majalengka

BACA JUGA:Nelayan Tenggelam di Cirebon Ditemukan Meninggal, Begini Kronologi Lengkap Kejadian di Muara Tawangsari

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, H. Mochamad Nurdijanto, mengungkapkan bahwa lonjakan arus balik tahun ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ia menyebutkan adanya kenaikan sekitar 40 persen, dipicu oleh waktu masuk kerja yang relatif bersamaan bagi para pemudik.

Menurutnya, kepadatan tidak hanya terlihat dari data, tetapi juga dirasakan langsung saat ia melakukan pemantauan di lapangan. 

Perjalanan dari Kuningan menuju Cirebon yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu singkat, kini memakan waktu hingga tiga jam.

BACA JUGA:Arus Balik Tol Cipali Terbaru, 47 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta dalam 12 Jam

BACA JUGA:Kecelakaan di Cingambul Majalengka, Berikut Ini Data Korban di RSUD Cideres

“Arus kendaraan sangat padat, bahkan cenderung merayap. Ini menjadi salah satu indikator bahwa puncak arus balik benar-benar terjadi hari ini,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, Dinas Perhubungan bersama aparat kepolisian, BPBD, serta instansi terkait lainnya melakukan berbagai langkah strategis. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: