Daya Motor

Waspada! Penipuan Rekrutmen KAI Marak, Jangan Tergiur Info Palsu, Berikut Penjelasannya

Waspada! Penipuan Rekrutmen KAI Marak, Jangan Tergiur Info Palsu, Berikut Penjelasannya

PT KAI ingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan rekrutmen yang beredar di berbagai platform digital.-Humas PT KAI Daop 3 Cirebon-

CIREBON, RADARCIREBON.COMPT KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan rekrutmen yang beredar di berbagai platform digital.

Belakangan ini, KAI menemukan adanya indikasi penyebaran informasi lowongan kerja tidak resmi yang mengatasnamakan perusahaan.

Modus tersebut menyebar melalui media sosial, aplikasi pesan instan, hingga situs tidak resmi yang berpotensi menyesatkan calon pelamar kerja.

BACA JUGA:KAI Daop 3 Cirebon Kenalkan Dunia Perkeretaapian Lewat Program Edutrain

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menyampaikan, modus penipuan umumnya berbentuk pengumuman rekrutmen atau undangan seleksi kerja.

Namun, pelaku kerap mencantumkan syarat tambahan yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi.

Biasanya, korban diminta menggunakan akomodasi atau transportasi tertentu, bahkan tidak jarang diminta untuk membayar sejumlah biaya. Padahal, hal tersebut bukan bagian dari proses rekrutmen resmi KAI.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Segala bentuk permintaan biaya, termasuk untuk akomodasi dan transportasi, patut dicurigai,” tegas Muhibbuddin.

Ia menambahkan, masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan.

BACA JUGA:KA Bangunkarta Bermasalah di Bumiayu, KAI Minta Maaf, Penumpang Dialihkan

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen hanya dilakukan melalui situs resmi perusahaan di e-recruitment.kai.id serta akun media sosial resmi seperti @keretaapikita dan @kai121.

Jika masyarakat menemukan informasi lowongan kerja di luar kanal tersebut, maka informasi tersebut dipastikan tidak valid dan sebaiknya diabaikan.

Selain itu, KAI juga menegaskan bahwa proses seleksi tidak pernah dilakukan melalui surat menyurat yang dikirimkan oleh pihak ketiga atau email tidak resmi.

Perusahaan juga tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak mana pun dalam proses penerimaan karyawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase