Daya Motor

Travelling by Train KAI: Cara Baru Nikmati Wisata Sejarah dan Kuliner Cirebon

Travelling by Train KAI: Cara Baru Nikmati Wisata Sejarah dan Kuliner Cirebon

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan kegiatan “Travelling by Train” dengan mengusung tema “Menyusuri Jejak Cheribon” sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung promosi pariwisata berbasis transportasi kereta api.-Humas PT KAI Daop 3 Cirebon -

CIREBON, RADARCIREBON.COM – PT KAI terus berinovasi dalam mendukung sektor pariwisata nasional. 

Salah satunya melalui program “Travelling by Train” bertema “Menyusuri Jejak Cheribon” yang mengajak masyarakat menjelajahi kekayaan sejarah dan budaya di Cirebon.

Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga berkesan. 

BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola Aset Negara, KAI Daop 3 Cirebon Terus Akselerasi Sertifikasi Lahan

Peserta diajak menikmati perjalanan menggunakan kereta api sekaligus mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan yang sarat nilai historis dan budaya.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa Cirebon memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis sejarah yang layak dipromosikan secara luas.

Menurutnya, kota ini menyimpan banyak daya tarik, mulai dari keraton hingga situs bersejarah seperti Goa Sunyaragi

Selain itu, kekayaan budaya dan kuliner khas juga menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

“Cirebon merupakan kota bersejarah yang menarik untuk dieksplorasi. Banyak destinasi ikonik, budaya yang khas, hingga kuliner legendaris seperti empal gentong,” ujar Muhibbuddin.

BACA JUGA:Aktivitas Warga di Jalur Rel Masih Marak, KAI Daop 3 Cirebon Ingatkan Bahaya dan Sanksi Hukum

Tak hanya itu, produk budaya seperti Batik Megamendung juga telah dikenal luas dan menjadi identitas khas daerah tersebut.

Melalui kegiatan ini, KAI berupaya mengintegrasikan layanan transportasi dengan pengembangan sektor pariwisata daerah. 

Program “Menyusuri Jejak Cheribon” tidak hanya berfokus pada perjalanan, tetapi juga memberikan nilai edukasi terkait sejarah, budaya, hingga kekayaan kuliner lokal.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih dari sekadar transportasi."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase