Polemik Pembongkaran Rel Kereta Kalibaru Cirebon Memanas, DPRD Panggil Wali Kota
Polemik pembongkaran rel kereta Kalibaru Cirebon memanas. DPRD jadwalkan RDP, Wali Kota diminta hadir beri klarifikasi ke publik.-Dedi Haryadi-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Polemik pembongkaran rel kereta di kawasan Kalibaru, Jalan Sisingamangaraja, Kota Cirebon, terus bergulir dan memicu perdebatan publik.
Pihak legislatif pun tak tinggal diam. DPRD Kota Cirebon telah menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencari kejelasan.
Komisi III DPRD Kota Cirebon memastikan RDP akan digelar pada Rabu, 22 April 2026.
Agenda tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi dari sejumlah pemerhati budaya, sejarah, dan cagar budaya yang menilai pembongkaran tersebut perlu dikaji ulang.
BACA JUGA:Bupati Majalengka Ancam Ambil Alih Jika Konflik Unma Tak Kunjung Selesai
BACA JUGA:Wujudkan Pernikahan Impian, Aston Cirebon Tawarkan Paket Mulai Rp28 Jutaan
Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Umar S. Klau, menegaskan pentingnya kehadiran Wali Kota Cirebon dalam forum tersebut.
Menurutnya, kehadiran kepala daerah sangat diperlukan guna memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait polemik pembongkaran rel kereta Kalibaru Cirebon yang terus menjadi sorotan.
“Kami sudah menjadwalkan RDP pada 22 April 2026. Kami berharap Wali Kota bisa hadir secara langsung,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan pengobatan gratis di Pelabuhan Cirebon, Minggu (19/4/2026).
Umar menjelaskan, kehadiran Wali Kota penting untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
BACA JUGA:Kado Dies Natalis Unma, Demo BEM Terkait Polemik Statuta 2026
BACA JUGA:Dugaan Persetubuhan Anak hingga Hamil Dilaporkan ke Polres Cirebon Kota, Awal Kenal di Medsos
Pasalnya, beredar kabar bahwa pembongkaran eks jembatan rel tersebut dilakukan atas dasar permintaan atau instruksi dari kepala daerah.
“Isu ini harus dijelaskan secara terbuka. Masyarakat membutuhkan kejelasan apakah benar ada perintah langsung dari Wali Kota atau tidak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

