Kungfu Chef Muto Hadir di Indramayu, 14 Koki SPPG Ikuti Uji Kompetensi MBG
Belasan juru masak (cook) dari SPPG di Kabupaten Indramayu mengikuti uji kompetensi dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bersama Lembaga Pelatihan LKP-KBBI serta Lembaga Sertifikasi LSP-JBI, kemarin.-Anang Syahroni-radarcirebon
INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Uji kompetensi bagi para cook Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali digelar di wilayah barat Kabupaten INDRAMAYU (Inbar).
Kali ini bertempat di Café Elvano’s Gantar, Diikuti sebanyak 14 cook SPPG, kegiatan berlangsung selama dua hari yakni Sabtu-Minggu (18-19/4/2026).
Uji kompetensi dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bersama Lembaga Pelatihan LKP-KBBI serta Lembaga Sertifikasi LSP-JBI. Uji kompetensi yang kedua kalinya dihelat ini terasa spesial. Lantaran hadirnya celebrity chef populer Indonesia, yaitu Kungfu Chef Muto.
Chef eksentrik bernama lengkap Mutofik Sultoni sengaja hadir untuk memberikan pelatihan langsung (live cooking) dan demonstrasi teknik memasak, yang menggabungkan atraksi ala Kungfu dengan keahlian kuliner. Tentu saja, ini memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para peserta.
BACA JUGA:AMPUH! Ini Dia 7 Khasiat Serai Campur Daun Jeruk Nipis: Rahasia Detoks dan Imunitas
Ketua penyelenggara, DR Dra Hj Siti Ubaedah MM menjelaskan, uji kompetensi ini diadakan kembali untuk mendorong seluruh tenaga pengolah makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki standar keahlian dan kompetensi profesional di bidang tata boga dan gizi masyarakat.
Tak hanya itu, uji kompetensi ini diadakan menyusul keluarnya aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang mewajibkan setiap koki di SPPG untuk memiliki sertifikat dari lembaga.
“Kami kembali mengadakan uji kompetensi ini juga sebagai bentuk kontribusi dalam memastikan tenaga pengelola makanan di dapur SPPG memiliki standar kompetensi yang terukur dan bersertifikat nasional. Demi suksesnya program MBG,” terang Umi, sapaan akrab Siti Ubaedah.
Mayoritas peserta, lanjut Umi berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu. Diantaranya Kecamatan Haurgeulis, Bongas, Sindang, Lelea, Kandanghaur, Gabuswetan, Kedokanbunder dan Kecamatan Sukra.
BACA JUGA:Penghambat PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Dia yang Dinilai Jadi Batu Sandungan
“Terbanyak dari SPPG di wilayah Indramayu. Ada juga peserta dari luar daerahnya,” katanya.
Umi berharap, uji kompetensi bagi para cook SPPG ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Sehingga kedepannya, seluruh dapur MBG di Kabupaten Indramayu dikelola oleh tenaga yang telah tersertifikasi dan bekerja berdasar standar baku gizi nasional.
“Dengan adanya sertifikasi ini, para cook dapur MBG diharapkan mampu memberikan pelayanan pemenuhan gizi yang lebih baik. Kemudian, selain meningkatkan kualitas para juru masak, sertifikasi ini juga menjadi upaya untuk menjamin bahwa penyajian makanan di dapur MBG sesuai dengan aturan baku BGN dan petunjuk teknis sertifikasi nasional,” terangnya.
Sementara itu, Kungfu Chef Muto memberikan apresiasi kepada para peserta uji kompetensi. Menurutnya, meski otodidak, mayoritas peserta memiliki pengetahuan, keterampilan, serta disiplin yang cukup baik dalam mengolah sampai menyajikan makanan sesuai standar keamanan pangan dapur SPPG MBG.
BACA JUGA:Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Menurut Pengamat, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia
“Kita hadir untuk meningkatkan kompetensi para koki SPPG MBG agar memenuhi standar pelayanan yang unggul, aman, dan bergizi. Karena koki SPPG tidak hanya mampu memasak, tetapi juga harus disiplin dalam menjaga standar kebersihan dan nutrisi untuk program MBG,” jelasnya.
Dalam proses uji kompetensi, setiap peserta diwajibkan mengikuti beragam materi. Mulai dari praktek memasak, planting makanan sampai wawancara uji kompetensi. Kemudian kelayakan menu, kebersihan, serta kandungan gizinya menjadi aspek penting dalam penilaian.(oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

