Daya Motor

Libatkan Remaja Lintas Iman, Gereja Bunda Maria Gelar Pelatihan Nilai Perdamaian

Libatkan Remaja Lintas Iman, Gereja Bunda Maria Gelar Pelatihan Nilai Perdamaian

Gereja Bunda Maria sukses menggelar pelatihan nilai perdamaian yang diikuti remaja lintas iman, Sabtu dan Minggu (18-19/4/2026) lalu.-Khoirul Anwarudin-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Gereja Bunda Maria menggelar pelatihan “Mengenal 12 Nilai Dasar Perdamaian” pada 18–19 April 2026.

Kegiatan ini diikuti 27 remaja lintas agama sebagai upaya menanamkan nilai toleransi serta memperkuat kehidupan damai di kalangan generasi muda.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya SMP Santa Maria, SMP Putra Nirmala, SMP Sariputra, komunitas remaja Hindu, Remaja Attaqwa, santri Pesantren Kebon Jambu, hingga Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Setempat.

Keberagaman ini menjadi kekuatan utama dalam membangun ruang dialog dan saling memahami antarumat beragama.

BACA JUGA:Rel Kalibaru Bisa Dirangkai Ulang, BBWSCC Tawarkan Solusi Jadikan Ikon Wisata

Ketua Seksi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Gereja Katolik Bunda Maria, Sylvia Gusta Simone, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang berkolaborasi dengan Inspiration House Cirebon tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan remaja dari berbagai latar belakang dalam semangat kebersamaan.

“Kami sangat puas. Materi yang disampaikan mudah dipahami, lugas, dan dibawakan secara menarik, sehingga peserta lebih mudah mencerna,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menanamkan pemahaman tentang toleransi, tetapi juga mendorong peserta untuk mencintai diri sendiri, sesama, dan bangsa tanpa memandang perbedaan.

BACA JUGA:Penutup Drainase Jalan Cipto Dicuri, Lubang Menganga Ancam Pengendara di Cirebon

“Harapannya, remaja menjadi lebih peka terhadap lingkungan, memiliki empati, serta tumbuh sebagai pribadi yang berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa tanpa melihat sekat-sekat,” tambahnya.

Sylvia juga menyebutkan, nilai-nilai yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan akan diperkuat kembali bertepatan dengan peringatan Hari Perdamaian Internasional pada September mendatang.

Founder Inspiration House Cirebon, Cici Situmorang, menjelaskan pelatihan dirancang secara interaktif menggunakan metode ARKA (Active, Reflection, Concept, Application).

Bersama para trainer, yakni Petrus Kalim, Dede Hasanah, dan Nasya Dinda Afrilla, ia tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga melibatkan peserta dalam diskusi kelompok, permainan edukatif, serta simulasi situasi yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: