Siti Farida Siap Ikut UKK Calon Ketua DPC PKB Kota Cirebon
Siti Farida Rosmawati Calon Ketua DPC PKB Kota Cirebon-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Menjelang pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Ketua Tanfidz DPC Partai Kebangkita Bangsa (PKB) yang akan digelar besok (Rabu 22 April 2026), Siti Farida Rosmawati tampaknya menyatakan kesiapannya mengikuti mekanisme partai.
Kepada Radar Cirebon, Calon Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Hj Siti Farida Rosmawati SPdI mengungkapkan kesiapan dirinya untuk mengikuti tahapan penting dalam kontestasi pemilihan ketua DPC PKB Kota Cirebon yang akan dilaksanakan Rabu 22 April 2026.
Siti Farida menyatakan bahwa menghadapi UKK bagaikan bersiap menghadapi sebuah ujian yang menuntut kesiapan mental maupun spiritual.
"Sama saja seperti kita mau melangkah mendapat ujian. Persiapannya tentu lahir batin, doa, juga belajar tentang apa saja yang nanti akan dites, seperti tes psikotes dan lainnya," ujarnya.
BACA JUGA:6 Laga Penentuan! Persaingan Juara BRI Super League Memasuki Fase Krusial
Wanita yang akraab disapa Rida ini menambahkan bahwa dirinya aktif menjalin komunikasi dan belajar dari para senior di PKB untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai proses UKK tersebut.
Farida memaparkan bahwa proses UKK ini akan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang Pertama dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026 di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat, dan Gelombang Kedua Dijadwalkan pada bulan Mei mendatang di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Wanita yang akrab disapa Rida ini menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh partai. Ia memandang tugas ini sebagai sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Insya Allah siap dengan apa pun yang menjadi mandatory, menjadi amanah yang diputuskan dari pusat, DPP, maupun DPW. Semoga Allah meridai agar saya bisa melangkah lebih baik lagi untuk Kota Cirebon," ungkapnya.
BACA JUGA:Libatkan Remaja Lintas Iman, Gereja Bunda Maria Gelar Pelatihan Nilai Perdamaian
Rida juga memberikan semangat kepada seluruh kader agar DPC PKB terus bangkit, maju, dan tetap solid dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Terpisah, Abdul Wahid Wahdini, kepada Radar menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses seleksi calon Ketua DPC PKB yang akan digelar DPW PKB Jabar hari Rabu 22 April 2026. Sebagau seorang kader, Wahid menyatakan kesiapannya menjadi calon ketua DPC PKB.
“Sebagai seorang kader ketika ditugaskan untuk maju dan mengikuti UKK, maka saya harus siap,” tegasnya.
Peluang Siti Farida menjadi ketua DPC PKB Kota Cirebon terbuka lebar, apalagi keberhasilannya memenangkan Pilkada 2024 dan terpilih menjadi Wakil Walikota Cirebon, setidaknya akan menjadi pertimbangan bagi DPW dan DPP PKB untuk memilih Siti Farida Roswamati menjadi ketua DPC PKB, setidaknya ketika program PKB bisa bersinergis dengan program pemerintah Kota Cirebon maka bisa melakukanm percepatan program-program PKB.
Sementara itu hasil Muscab PKB Kota Cirebon yang digelar 18 April 2026, memunculkan 4 nama untuk bersaing menjadi ketua DPC PKB Kota Cirebon, keempat nama tersebut adalah Incubent ketua DPC PKB Kota Cirebon Saefurohman, Siti Farida Roswamawi yang saat ini menjadi Wakil Walikota Cirebon, Abdul Wahid yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Cirebon dan Jazuli.
BACA JUGA:Waspada! Dampak Kemarau Ekstrem di Cirebon Diprediksi Lebih Parah Tahun Ini
Keempat nama tersebut selanjutnya akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) yang digelar pada tanggal 22 April 2026 DPW PKB Jabar, yang lolos UKK tingkat DPW nantinya akan lanjut ke UKK tahap 2 di DPP PKB di Jakarta.
Sekretaris DPW PKB Jabar, Acep Jamaludin menyinggung Siti Farida Rosmawati yang saat ini menjadi Wakil Walikota kedepan menjadi Walikota, sehingga memiliki kewenangan melaksanakan program program pembangunan untuk Kota Cirebon.
“Kedepan Bu Siti Farida mesti menjadi walikota, jangan lagi menjadi Wakil Walikota yang kewenangannya selama ini dibatasi,” tegasnya
Acep Jamaludin secara terbuka menyampaikan bahwasannya Siti Farida Rosmawati dengan disupport suami tercinta H Handoyo secara ekonomi sudah selesai, dan saat ini focus kepada pengabdian kepada masyarakat melalui pemerintahan. Posisi Siti Farida sebagai Wakil Walikota tentu saja menjadi titik awal kader PKB berbakti untuk Kota Cirebon.
BACA JUGA:Peringatan Hari Kartini, Wabup Cirebon Tekankan Implementasi Nyata Kesetaraan Gender
“Bu Siti Farida dengan dukungan penuh pak H Handoya secara ekonomi sudah selesai, jadi saat ini membantu masyarakat dalam bentuk pengabdian di pemerintahan,” ujar Acep Jamaludin.
Bahkan kontribusi Siti Farida dalam membesarkan PKB tidaklah sedikit, sehingga DPW dan DPP PKB akan mempertimbangkan nama Siti Farida menjadi Nahkoda partai berlambang Bola Dunia dan Bintang 9 di Kota Cirebon.
Sementara itu munculnya kembali Saefurohman sebagai kandidat ketua DPC PKB yang telah menjabat sebagai ketua DPC PKB 2 periode dan Siti Farida Rosmawaati yang menjabat sebagai Wakil walikota dan juga Wakil Ketua DPW PKB Jabar.
Saefurohman memiliki peluang terbuka karena berhasil mengantarkan Siti Farida Rosmawati sebagai Wakil Walikota Cirebon dan berhasil mengkonsolidasikan struktur partai memenangkan Siti Farida pada Pilkada 2024. Gus Ipul demikian biasa disapa sangat kental dengan nuansa NU nya jadi dikalangan Kyai dan pesantren cukup diterima.
Lalu bagaimana dengan Abdul Wahid dan Jazuli, munculnya kedua nama tersebut bagian dari dinamika forum Muscab PKB, Abdul Wahid yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD memiliki peluang menjadi ketua DPC PKB, style yang kalem Wahid diharapkan bisa membesarkan PKB melalui tangan dinginnya.
Lalu bagaimana dengan Jazuli, nama ini cukup menarik ketika di Muscab namanya tiba tiba muncul, aktifis pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) ini menjadi kuda hitam dalam perebutaan kursi ketua DPC PKB Kota Cirebon. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

