Puluhan Sapi Pemkab Cirebon Tak Laku Dijual, Sekda Soroti Kondisi Ternak Kurus
Sekda Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala SSos MSi menilai harga lelang 41 sapi yang merupakan aset Pemkab terlalu tinggi, yang mengakibatkan sepi peminat.-SAMSUL HUDA-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Kegagalan lelang 41 ekor sapi milik Pemerintah Kabupaten CIREBON kembali menjadi sorotan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi, mengaku prihatin melihat kondisi sapi yang kurus sehingga tidak menarik minat pembeli.
Menurutnya, kondisi fisik ternak menjadi persoalan utama dalam gagalnya proses lelang tersebut.
BACA JUGA:Heboh 41 Sapi Pemkab Cirebon Gagal Terjual, DPRD Sebut Salah Perencanaan
Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait pemeliharaan dan pemberian pakan sapi-sapi tersebut.
"Kalau soal kenapa sapinya kurus, itu ada di dinas. Di sana ada anggaran operasional untuk pakan. Informasinya, anggaran tersebut sudah habis sejak Maret," ujar Hendra, Kamis 21 Mei 2026.
Kata Hendra, berdasarkan laporan yang diterimanya dari kepala dinas, sapi-sapi tersebut tidak laku terjual karena kondisi tubuh yang dinilai tidak ideal.
Selain itu, harga hasil appraisal dianggap terlalu tinggi dibanding kondisi ternak saat ini.
"Laporan dari kepala dinas, sapinya tidak laku karena kondisi fisiknya kurang bagus, kurus. Ditambah harga appraisal juga tinggi sehingga pembeli tidak berminat," katanya.
BACA JUGA:Jelang Iduladha, TPID Kota Cirebon Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil
Sekda mengaku, Pemkab Cirebon kini tengah mencari jalan keluar agar kerugian tidak semakin besar.
Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan yakni melakukan evaluasi ulang terhadap nilai appraisal agar harga jual bisa disesuaikan dengan kondisi riil sapi di lapangan.
"Sedang dikaji kembali appraisal-nya apakah terlalu tinggi atau tidak. Dikoordinasikan juga kemungkinan penyesuaian harga melihat kondisi sekarang," jelasnya.
Selain opsi penurunan harga, pemerintah daerah juga membuka kemungkinan menghibahkan sapi-sapi tersebut kepada kelompok tani maupun kelompok peternak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

