Daya Motor

Pelatihan Mengemudi Gratis Buka Peluang Kerja Baru bagi Warga Cirebon

Pelatihan Mengemudi Gratis Buka Peluang Kerja Baru bagi Warga Cirebon

Pelatihan mengemudi gratis di Kecamatan Kesambi Cirebon membuka peluang kerja baru. Peserta mendapat SIM A dan sertifikat tanpa biaya.-Humas Pemkot Cirebon-

RADARCIREBON.COM – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan Pemerintah Kota Cirebon. 

Salah satunya melalui program pelatihan mengemudi mobil gratis yang kembali digelar Kecamatan Kesambi untuk masyarakat setempat.

Program pemberdayaan masyarakat ini resmi dibuka oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, pada Jumat, 12 Juni 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam membantu warga memperoleh keterampilan yang dapat langsung dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

BACA JUGA:Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, Forum Honorer Ungkap Kekhawatiran Baru

BACA JUGA:Kali Pertama Jalan-jalan ke Jepang, 10 Hal Ini bisa Jadi Panduan Penting

Camat Kesambi, Eko Budiyanto, mengatakan pelatihan mengemudi gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keterampilan mengemudi saat ini menjadi salah satu kompetensi yang banyak dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan, mulai dari jasa transportasi, logistik, distribusi barang, hingga layanan operasional perusahaan.

"Program ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar memiliki keterampilan tambahan yang dapat meningkatkan peluang kerja dan pendapatan keluarga," ujar Eko.

Sebanyak 56 warga Kecamatan Kesambi mengikuti pelatihan tersebut. Menariknya, seluruh peserta mendapatkan fasilitas pelatihan secara gratis tanpa dipungut biaya hingga proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan sertifikat kelulusan.

BACA JUGA:Benarkah Pertalite Akan Dihapus Setelah Harga Pertamax Naik? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Fasilitas tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang ingin memiliki keahlian mengemudi namun terkendala biaya kursus maupun pengurusan dokumen berkendara.

Eko menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengajarkan teknik mengemudi, tetapi juga memberikan alternatif profesi bagi masyarakat yang masih mencari pekerjaan atau ingin meningkatkan kemampuan kerja mereka.

"Kami berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal penting untuk masa depan dan membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarga," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait