DP3APPKB Kampanyekan Gerakan Ayah Mengambil Raport
Kepala DP3APPKB, Buntoro Tirto AP-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) saat ini gencar dikampanyekan menjelang pekan penerimaan raport siswa. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon mulai gencar mengkampanyekan GEMAR.
Kepala DP3APPKB, Buntoro Tirto AP menjelaskan GEMAR adalah Sebuah gerakan moral bertajuk "Gerakan Ayah Ambil Rapor" kini tengah digalakkan. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong para ayah agar lebih aktif terlibat dalam pendidikan anak, salah satunya dengan meluangkan waktu mengantarkan anak ke sekolah serta mengambil rapor hasil belajar mereka.
Buntoro lebih jauh menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab pengasuhan, pembinaan, dan pendidikan anak bukan hanya dibebankan kepada sosok ibu, melainkan tugas bersama bersama sang ayah.
"Gerakan ini menjadi edukasi bahwa beban dan tanggung jawab pembinaan terhadap anak bukan hanya kepada ibu saja, tetapi kepada bapak juga. Sehingga muncul kedekatan antara anak dengan ayah," ujarnya
BACA JUGA:Angkot Terguling, Sopir Pura-pura Kesurupan, Saksi: Kalah Mamaungan!
Lebih lanjut, Buntoro menambahkan bahwa hilangnya atau minimnya peran (sosok) ayah dalam kehidupan anak sering kali memicu berbagai permasalahan remaja di lapangan.
Dengan hadirnya ayah secara langsung seperti mengambil rapor, orang tua dapat memantau perkembangan belajar anak serta mengetahui lingkungan dan pertemanan mereka di sekolah.
"Kita mulai dari hal kecil, yaitu mengambil rapor. Dengan begitu, ayah bisa tahu perkembangan anak, di mana anak itu dididik, dan bagaimana teman-temannya," imbuhnya.
Menyikapi masih banyaknya para ayah yang pasif atau enggan datang ke sekolah, Buntoro mengimbau kepada setiap Kepala Perangkat Daerah untuk memberikan dukungan nyata, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap instansi pemerintahan dapat memberikan kelonggaran waktu bagi pegawainya yang berstatus sebagai ayah saat momen pembagian rapor tiba.
Pihaknya juga berharap kepala perangkat daerah bisa mengingatkan dan memberikan waktu pada saat setiap ayah yang berprofesi sebagai ASN untuk mengantarkan dan mengambil rapor anak-anaknya.
“Kita butuhkan gerakan dan keteladanan dari semua stakeholder dan semua pihak," tegas Buntoro. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

