Hari Ke-2 Job Fair Online 408 Lamaran Masuk dari 896 Loker
Memasuki hari kedua pelaksanaan Job fair online 2026 yang digelar Disnaker Kota Cirebon, ternyata antusias pencari kerja cukup tinggi mendaftar di lowongan kerja . Hingga Selasa Siang (23/6/2026) pukul 14.30 WIB ternyata 408 lamaraan sudah masuk ke job f-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Memasuki hari kedua pelaksanaan Job fair online 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, ternyata antusias pencari kerja cukup tinggi mendaftar di lowongan kerja yang tersbeut. Hingga Selasa Siang (23/6/2026) pukul 14.30 WIB ternyata 408 lamaraan sudah masuk ke job fair Online.
Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Kota Cirebon, Yusuf Kurniawan kepada Radar Cirebon Selasa (23/6/2026) mengakui bahwasannya minat pencaker mendaftar pada lowongan kerja yang tersedia di Job fair online 2026 cukup tinggi.
Sampai dengan hari ke-2, kata Yusuf, tercatat sudah ada 18 Perusahaan yang bergabung dengan 39 Jabatan. Kemudian Jumlah loker yang tersedia pada hari kedua sebanyak 896 lowongan pekerjaan, dan yang sudah melamar kerja mencapai 408 lamaran yang sudah masuk.
“Sampai siang ini (Selasa red.) hari kedua, tercatat yang sudah melamar pekerjaan di Job Fair Online 2026 sebanyak 408 lamaran dari 896 lowongan kerja yang tersedia,” ujarnya
BACA JUGA: Bertemu Budayawan, George Edwin Sugiharto Dorong Pengawasan Pemerintahan Berbasis Budaya
Yusuf berharap kepada calon pencari kerja untuk bisa segera memasukkan lamaran kerja, karena peminat yang ingin memasukkan lamaran kerja cukup tinggi, hal ini terbukti hari kedua Job fair Online sudah mencapai 50 persen lamaran masuk dari total jumlah loker.
Sementaara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa AP mengatakan, inovasi job fair berbasis keberanian ini dirancang untuk mempermudah akses bagi para pencari kerja. Melalui sistem ini, masyarakat tidak perlu lagi datang berkerumun ke satu lokasi fisik tertentu.
“Masyarakat bisa mengakses informasi lowongan kerja di mana pun dan kapan pun melalui portal ini. Caranya cukup dengan mendaftar dan membuat akun di portal Siap Kerja untuk bisa langsung melamar posisi yang diminati,” ujar Ma'ruf.
Apabila hari pertama Job for tercatat ada 14 perusahaan yang berpartisipasi dengan menyediakan lebih dari 856 posisi lowongan pekerjaan. Pada hari kedua tercatat ada penambahan perusahaan menjadi 18 Perusahaan yang bergabung dengan 39 Jabatan. Kemudian Jumlah loker yang tersedia pada hari kedua sebanyak 896 lowongan pekerjaan, dan yang sudah melamar kerja mencapai 408 lamaran yang sudah masuk.
BACA JUGA: Wanita Asal Jombang Jadi Korban Penipuan Online, Pelaku Diduga Warga Tegalgubug Cirebon
Perusahaan yang membuka loker di Job Fair Online 2026 ini adalah Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari perdagangan jasa, perbankan, industri, perhotelan, hingga pasar. Saat ini, perusahaan yang terdaftar mayoritas masih berdomisili di sekitar wilayah Kota Cirebon.
Meski begitu, Ma'ruf menegaskan bahwa portal ini bersifat terbuka dan tidak membatasi wilayah. Pencari kerja dari luar daerah maupun perusahaan luar Kota Cirebon dipersilakan untuk saling berkolaborasi memanfaatkan platform ini. Mengenai kualifikasi pendidikan, persyaratan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lowongan, mulai dari lulusan SMK hingga jenjang pendidikan lainnya.
“Job Fair Online ini, digelar selama satu bulan penuh, terhitung mulai tanggal 22 Juni 2026 hingga 24 Juli 2026 mendatang. Bagi masyarakat yang ingin melihat daftar lowongan, dapat langsung mengakses laman resmi di menggawe.cirebonkota.go.id atau melalui situs resmi Disnaker Kota Cirebon,” bebernya.
Maruf menegaskan bahwasannya Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya memperluas dan mempermudah akses informasi terkait lowongan pekerjaan, program pelatihan, hingga peningkatan kompetensi (upskilling) bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui portal-portal online resmi.
BACA JUGA: Truk Terguling di Flyover Pegambiran Cirebon, Sopir Hindari Mobil Parkir hingga Hilang Kendali
Mengatakan, selama ini sebenarnya banyak peluang kerja maupun program pelatihan kompetensi yang tersedia, namun informasinya sering kali tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.
“Kalau kami lihat kan sebetulnya peluang lowongan kerja, pelatihan, maupun upskilling kompetensi itu banyak. Tapi kadang-kadang informasinya tidak sampai ke masyarakat,” beber Ma'ruf.
Oleh karena itu, Mantan Kadis DKIS berharap kehadiran dan optimalisasi teknologi melalui portal online dapat menjadi solusi nyata agar masyarakat dapat mendapatkan akses informasi secara lebih cepat, mudah, dan transparan.
Dengan adanya kemudahan akses informasi ini, diharapkan angka penyerapan tenaga kerja di Kota Cirebon dapat meningkat, sekaligus membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi diri mereka untuk bersaing di dunia kerja. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

