Daya Motor

Semester I Tahun 2026, KAI Catatkan Volume Angkatan Barang 101.918 Ton

Semester I Tahun 2026, KAI Catatkan Volume Angkatan Barang 101.918 Ton

Semester I Tahun 2026, KAI Catatkan Volume Angkatan Barang 101.918 Ton-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon (Daop 3 Cirebon) mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang selama Semester I Tahun 2026. Total volume angkutan barang mencapai 101.918 ton.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan bahwa angka tersebut menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang efisien, tepat waktu, aman, dan berkelanjutan.

Muhib menjelaskan, Kereta api menjadi solusi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara aman, tepat waktu, dan lebih efisien. Selain meningkatkan daya saing logistik nasional, angkutan barang berbasis rel juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengurangan emisi karbon dan peralihan distribusi barang dari jalan raya ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Muhib menerangkan, Berdasarkan realisasi angkutan barang Semester I Tahun 2026, rincian volume masing-masing komoditas Parcel 1.928,5 ton, Semen : 93.840 ton, Barang Hantaran Potongan (BHP) 471,5 ton

BACA JUGA:PAD Parkir Kota Cirebon Baru 44,8 Persen, DPRD Desak Dishub Genjot Target Rp4 Miliar

Dan Angkutan Barang Pendukung Prasarana Perkeretaapian (KLB) 5.678 ton , sehingga Total 101.918 ton

Untuk Komoditas, kata Muhib,  angkutan semen masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total volume angkutan barang. Semakin tingginya kebutuhan distribusi logistik berbasis gerbong datar yang mengandalkan moda transportasi kereta api.

Ketersediaan sarana menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan distribusi logistik berbasis kereta api, sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa layanan angkutan barang KAI semakin dipercaya oleh pelanggan. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas logistik, serta menghadirkan layanan yang semakin andal dan kompetitif guna memenuhi kebutuhan distribusi barang di berbagai sektor," tambah Muhib.

BACA JUGA:Factory Visit Yamaha, XMAX Owners Community Bali Intip Standar Produksi Berkelas Global

KAI Daop 3 Cirebon, kata Muhib,  terus mendorong penggunaan angkutan barang berbasis kereta api sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem logistik nasional yang lebih hijau dan berkelanjutan.

"KAI Daop 3 Cirebon juga masih membuka peluang kerja sama dengan berbagai pelaku usaha, industri, maupun penyedia jasa logistik yang membutuhkan layanan angkutan barang berbasis kereta api. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi barang dengan layanan yang aman, efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan," jelas Muhib.

Penggunaan kereta api mampu mengurangi ketergantungan terhadap angkutan jalan raya, membantu menekan potensi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), mengurangi kemacetan, serta berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta pembangunan transportasi rendah karbon.

BACA JUGA:Reaksi Tokoh Kuningan soal Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat

"Melalui layanan angkutan barang berbasis rel, KAI berkomitmen mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan sistem logistik yang lebih efisien, aman, dan rendah emisi. Semakin banyak distribusi barang beralih ke kereta api, semakin besar pula kontribusi terhadap terciptanya transportasi yang berkelanjutan," pungkasnya. (Abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait